Thursday , 25 May 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Ekonomi ::: Tulisan Bloger ini Menjawab ‘Janji’ Dollar Rp 10 Ribu Jika Jokowi Jadi Presiden

Tulisan Bloger ini Menjawab ‘Janji’ Dollar Rp 10 Ribu Jika Jokowi Jadi Presiden

Tulisan Bloger ini Menjawab ‘Janji’ Dollar Rp 10 Ribu Jika Jokowi Jadi Presiden.

SilahkanSHARE.com | Beberapa waktu yang lalu sempat beredar terkait dengan pihak yang terkesan melakukan “bully” terhadap prediksi seorang pengamat ekonomi yang membuat prediksi jika Jokowi jadi Presiden, Rupiah bisa mencapai Rp 10 ribu per US Dollar.

Namun baru-baru ini, seorang blogger di kompasiana bernama Alan Budiman membuat tulisan yang pada prinsipnya ingin memberikan jawaban atas hal tersebut.

Tulisan bloger tersebut ditulis dengan judul “Menjawab ‘Janji’ Dollar 10 Ribu Jika Jokowi Presiden” di kompasiana.com yang dipublikasikan 21 Agustus 2015. 

Saat saya menuliskan tulisan ini, tulisan tersebut sudah dibaca sebanyak: 2,988, dan di share di facebook sebanyak 408 kali, dan ada 31 komentar.

Terlepas apakah anda akan memahami dan menerima atau justru tidak sepakat dengan penjelasan dari yang ditulis oleh blogger tersebut, itu semua dikembalikan kepada diri anda masing-masing.

Agar tidak memunculkan ketidakutuhan atas tulisan blogger tersebut, berikut ini saya lampirkan tulisan blogger bernama Alan Budiman berikut,

Sebelum anda berkomentar, silahkan untuk memahami dengan sebenar-benarnya memahami maksud dari penulis dalam tulisan berikut,

Menjawab ‘Janji’ Dollar 10 Ribu Jika Jokowi Presiden

Ada yang menarik pergerakan EUR/USD hari kemarin. Berikut ini analisa fibo dari MQL5 yang kemarin sukses tutup di atas 1.1215 dan artinya hari ini, secara tekhnikal, Euro menguat.

Berhubung kemungkinan pergerakannya akan menuju angka 1.1340 maka pertahanan terakhir, katakanlah begitu, 1.1469 sudah sangat dekat dan jika berhasil ditembus, itu artinya terjadi counter trend. 1.1469 ini sudah dua kali dites pada 15 Mei dan 18 Juni namun belum tembus.

Lalu apa hubungannya sama rupiah? Ya banyak.

Dollar adalah mata uang utama dunia yang dominasinya tak perlu diragukan lagi. Ketika Dollar lemah atau sedikit lengah, maka pasti berimbas pada mata uang lainnya, terutama mata uang yang mudah terbawa arus seperti rupiah.

Hari ini rupiah dibuka 13,805.500 dan saat saya menulis ini harganya berada di 13,727.500 atau menguat sebesar 0.49%.

Kebetulankah? Bisa saja, namun semua ada teori serta analisanya. Kenyataan bahwa inflasi dan suku bunga di Indonesia stabil harus menjadi catatan penting, sehingga sedikit saja Dollar lengah, itu pasti berimbas pada Rupiah.

Tapi jika ada mata uang negara lain yang tetap anjlok saat Dollar melemah, pasti ada isu terbaru di negara tersebut. Bisa unemployment, kebijakan pemerintah atau bahkan sekedar sentimen politik seperti yang terjadi di Australia.

Jika EUR/USD tembus di angka 1.1469, pasti akan berimbas pada rupiah, mungkin rupiah bisa berada di sekitar 13,500 perdollarnya. Dengan catatan tidak terlalu banyak keributan atau kebijakan ekonominya stabil seperti sekarang.

Lalu whats next? sampai ketemu di analisa selanjutnya yang mungkin akan membawa Dollar lebih melemah lagi. Namun walau bagaimanapun angka 1.1469 bukanlah firman Tuhan yang pasti benar, itu hanya sebatas analisa tekhnikal.

Jadi bisa saja harga tembus 1.1500 namun kemudian berbalik arah kembali terjun bebas dan Dollar menguat tajam, menabrak analisa yang sudah ada. Begitu juga dengan prediksi Rupiah akan menguat di bawah 10 ribu jika Jokowi menjadi Presiden yang sering diungkit-ungkit oleh pendukung capres kalah.

Jika kita membaca keseluruhan, konteks berita tersebut adalah sentimen pasar dan masuknya investor asing ke Indonesia yang jika bukan Jokowi Presidennya, maka sentimennya akan buruk dan berakibat pada merosotnya rupiah.

Namun banyak rakyat gagal faham dan hanya melihat kenyataan bahwa sekarang rupiah melemah di kisaran 14,000.

Thats it! Mereka menutup mata Swiss melepas peggingnya yang membuat puluhan perusahaan bangkrut. Mereka menutup mata Yunani menjadi negara bangkrut. Mereka menutup mata pada China dan Vietnam yang melakukan devaluasi.

Mereka tidak peduli, yang penting dollar 14 ribu, titik tanpa koma. Buruknya, ada yang bertanya mana janji dollar 10 ribu perdollar? Siapa yang berjanji?

Bukankah itu analisa serta prediksi?

Kalau kemudian ada yang kecewa karena merasa dibohongi, itu salah kalian sendiri yang tidak mengerti prediksi. Sekali lagi analisa bukan firman Tuhan yang pasti.

Sebenarnya sama saja seperti anda yang sangat yakin memilih nomer satu dan yakin menang, malah sebagian bernazar rela diperkosa massal, mau telanjang di jalan raya, mau pindah warga negara, bahkan sekelas Amin Rais pun mau jalan kaki dari Jogja jika kalah.

Bukankah itu bagian dari bentuk kepercayaan (kesombongan) serta prediksi bahwa pilihannya akan menang?

Namun kenyataanya apa? Kalah!

Itulah prediksi. Tapi berhubung nazar adalah janji pada diri sendiri, tentu saja harus ditagih pada si penazar. Karena Amin Rais mengatakannya di ruang publik, masyarakatpun punyak hak menagih sekalipun kurang etis.

Atau kita melihat quick count lembaga survey yang memberi laporan Jokowi-JK kalah, itupun bentuk prediksi, bukan hasil akhir. Lalu apakah prediksi harus benar dan Jokowi harus kalah?

Tentu saja tidak, namanya juga prediksi. Kembali ke EUR/USD yang pergerakan harganya mirip seperti 15 mei 2015 dengan trend sangat kuat di 1H timeframe maupun 4H. Lalu kemungkinan menembus 1.1469 cukup kuat dan mungkin akan menjadi awal titik balik atau tipping point

. Jika tidak menembus?

Maka akan bergerak sideways dan sampai sekarang pertahanan terakhir di posisi terendah adalah 1.0807 yang jika tembus maka akan terus turun dalam arti Dollar terus menguat dan memukul telak Euro sepanjang sejarah. Namun sekali lagi analisa bukanlah firman Tuhan yang pasti.

Jadi pembaca jangan menyalahkan pembuat analisa, apalagi menyalahkan saya yang juga hanya menjelaskan. Alasan saya menggunakan EUR/USD karena dua mata uang ini adalah paling stabil dan cukup bisa menggambarkan apa yang terjadi pada Amerika.

Jika Eropa saja ambruk, negara lain tak perlu sok kuat dengan mata uangnya.

Harap dicatat supaya tidak gagal faham, bahwa angka-angka yang disebutkan adalah angka yang saya lihat live saat menuliskan artikel ini, dan point pentingnya bukan di angka yang menjadi acuan, melainkan pemahaman bahwa mata uang rupiah tidak adidaya dan tidak bisa menentukan harganya sendiri hanya karena ekonomi dalam negerinya membaik, seperti Amerika.

Rupiah hanya bisa ikut trend, ikut turun dan naik mengikuti arus pasar mata uang. Bagusnya pertumbuhan ekonomi RI hanya seperti rem yang menahan dollar, bukan membuat rupiah menguat (atau menekan gas agar bisa naik, jika diibaratkan mobil).

Berbeda dengan saat 2008 dimana Dollar ambruk, mobil ibarat sedang di turunan yang tanpa gas pun tetap bisa meluncur melemahkan Dollar (menguatkan rupiah) Nah soal bagaimana kondisi ekonomi Indonesia?

Nanti kita bahas di artikel selanjutnya. Sekarang cukup di pemahaman sederhana dulu supaya saudara-saudara sebangsa dan setanah air tidak gagal faham soal dollar di bawah 10 ribu.

Terakhir, kalau anda melihat gambar ilustrasi, ada angka-angka di bagian bawah. Saya yakin teman-teman bisa mengerti apa itu balance, profit dan equity.

Sengaja saya buka akun demo sehari sebelumnya sebelum menuliskan artikel ini hanya untuk memberi pesan yang jelas, bahwa saya insyaallah mengerti apa yang saya tuliskan di sini. Ini untuk menangkis cacian terstruktur, sistematis dan massif yang dilakukan oleh salah satu kompasianer RA Koto (RA bukan Raden Ayu) yang selalu menganggap saya sok tau dan masih ijo.

Lalu apa yang bisa kita lakukan agar rupiah tetap stabil?

Minimal tidak membuat gaduh seperti kompasianer AS yang mengatakan dollar naik 30% dari 10,000 ke 13,000 karena Jokowi, seperti beberapa bulan yang lalu, sebab jelas itu pembodohan karena dollar sudah di atas 10,000 sejak 2013.

Berhentilah menebar propaganda yang bisa membentuk persepsi buruk.

Tulisan ini dibuat tidak untuk gagah-gagahan, tapi kalau masih tetap dianggap sombong dan sok tau, ya itu sih bukan urusan saya. Tidak ada yang salah menjadi brondong, fatal itu jika kamu gagal fokus dan gagal faham.

Apa pendapat anda setelah membaca tulisan dan penjelasan diatas?

Setelah membaca ulasan dari blogger tersebut diatas, setidaknya sekarang ada dua pemikiran antara mereka yang masih ingin menagih “janji” atas prediksi dollar yang bisa mencapai Rp 10 ribu per US dollar, dan satu pihak seperti blogger diatas untuk memberikan penjelasan dan tanggapanya dengan disertai penjelasan yang detil. Selanjutnya, semua dikembalikan kepada diri anda masing-masing bagaimana menyikapinya.

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet.

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Donasikan Sebagian Hartanya, 3 Miliarder Ini Tak Lagi Jadi Orang Kaya

Donasikan Sebagian Hartanya, 3 Miliarder Ini Tak Lagi Jadi Orang Kaya. SilahkanSHARE.com | Mempunyai harta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *