Monday , 24 July 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Kisah Guru Kehidupan ::: Tinggal di Masjid selama Jadi Mahasiswa, Puji Utomo Jadi Lulusan Terbaik Teknik UGM
gambar: brilio.net

Tinggal di Masjid selama Jadi Mahasiswa, Puji Utomo Jadi Lulusan Terbaik Teknik UGM

Tinggal di Masjid selama Jadi Mahasiswa, Puji Utomo Jadi Lulusan Terbaik Teknik UGM.

SilahkanSHARE.com | Sebuah inspirasi bisa datang dari siapapun. Kali ini inspirasi itu datang dari Puji Utomo [22] seorang lulusan terbaik Teknik UGM dengan IPK 3,86.

Bisa menuntut ilmu di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia tentunya menjadi impian setiap siswa lulusan SMA, tidak terkecuali Puji Utomo (22).

Walaupun berasal dari keluarga tidak mampu, impian dan semangatnya untuk meraih cita-cita demi menggapai masa depan tak pernah padam. Ketekunannya belajar akhirnya terbukti dengan diterimanya dirinya di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan beasiswa hingga lulus.

Bahkan selama kurang lebih empat tahun, Puji pun membuktikan bahwa mahasiswa dari keluarga kurang mampu bisa lulus dengan predikat Cumlaude pada wisuda sarjana UGM, Juli 2015. Dirinya bahkan menjadi lulusan terbaik dari Fakultas Teknik dengan IPK 3,86.

Kepada brilio.net, pria asli Pati ini bercerita, ayah dan ibunya adalah seorang penjual ikan di Pasar Juwana Pati. Setiap hari kedua orang tuanya berangkat tengah malam dan pulang keesokan harinya. Anak dari Pasangan Waso dan Rudiah ini mengaku dari enam saudaranya, hanya dirinya sendiri yang menikmati bangku kuliah. Keterbatasan ekonomi menyebabkan kakak-kakaknya memilih langsung bekerja dan menikah setelah tamat sekolah.

Ketika diterima di UGM pun sempat ada rasa Khawatir dari orangtuanya, walaupun kuliah gratis tapi bagaimana Puji dapat hidup di Jogja nantinya. Kekhawatiran tersebut ditepis oleh Puji, sebelum berangkat dia berjanji kepada orangtuanya untuk tidak akan meminta uang saku.

“Dari uang beasiswa saya dapat Rp 600.000 per bulan, sangat membantu untuk hidup di Jogja. Uang itu saya pakai untuk makan dan memenuhi keperluan kuliah,” ujar Puji sebagaimana dikutip dari brilio.net, Rabu (23/9).

Namun dengan bertambah tahun, kebutuhan kuliah pun menjadi semakin bertambah. Alhasil untuk menghemat uang Puji memilih untuk tinggal di masjid sebagai pengurus masjid di daerah Pogung Utara, Yogyakarta.

“Tinggal di masjid artinya saya juga harus mengabdi kepada masjid. Saya mengajar anak-anak TPA, membersihkan masjid, dan membantu kegiatan masjid lainnya,” kata pemuda yang tiap berangkat kuliah menggunakan sepeda ontel ini.

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Jangan heran jika masyarakatnya sangat mudah diprovokasi, saling cela di sosial media, sibuk mencari dan menghina kekurangan orang lain dan tidak mau koreksi kekurangan dirinya.Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Kisah Wanita Tuna Netra yang Berkerja untuk Google

Kisah Wanita Tuna Netra yang Berkerja untuk Google. SilahkanSHARE.com | Rasa kaget bercampur tidak percaya …

2 comments

  1. Assalamualaikum bang,, gmana cara menawar ke orang agar di ijinin timggal damasjid.
    Soalnya saya mahasiswa baru yg rantau di jogja ,saya lgi ningung memilih twmpat tinggal, sedangkan biaya kos kosan mahal.
    Terima kasih mohon jawabanya .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *