Sunday , 20 August 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Sains ::: Tiga Teori Ilmuwan Tentang Keberadaan Tuhan
Penampakan 'Tangan Tuhan' Terekam Kamera NASA, [okezone.com]

Tiga Teori Ilmuwan Tentang Keberadaan Tuhan

Tiga Teori Ilmuwan Tentang Keberadaan Tuhan.

SilahkanSHARE.com | Menurut Stephen Hawking, fisikawan paling terkenal di dunia, setelah otak manusia bekerja untuk terakhir kalinya alias kematian bagi manusia, tidak ada hal lain yang menunggu manusia di ‘alam’ lain. Tidak ada yang namanya surga atau neraka di mata manusia yang diklaim paling jenius ini.

Bagi Hawking, otak manusia tak ubahnya seperti komputer yang akan berhenti bekerja saat komponen-komponen utamanya rusak. “Tidak ada surga atau kehidupan setelah mati bagi komputer yang rusak. Anggapan soal keberadaan surga itu hanyalah dongeng belaka,” ujar Hawking.

Menariknya, ada banyak ilmuwan selain Hawking yang percaya bila surga, neraka, dan yang paling utama, Tuhan, itu nyata dan bisa dibuktikan dengan penelitian ilmiah.

Merangkum dari merdeka.com, berikut ini adalah ilmuwan dan teori kontroversial mereka seputar keberadaan Tuhan.

#1. Rumus keberadaan Tuhan

Leonhard Euler adalah matematikawan sekaligus fisikawan terkemuka dari Swiss. Pria yang lahir tanggal 15 April 1707 ini sangat tertarik dengan kalkulus, optik, dan astronomi.

Euler dikenal sebagai ilmuwan sekaligus pemeluk agama yang taat. Hal ini dibuktikan dengan kemenangannya mengalahkan filsuf atheis dari Prancis, Denis Diderot, di sebuah argumen soal keberadaan Tuhan. Euler memenangkan adu opini dengan memaparkan rumus “{a+b^n}/{n}=x” untuk menjelaskan keberadaan Tuhan. Sayangnya belum ada penjelasan secara detail dari rumus ini.

Selain Euler, Kurt Friedrich Godel, matematikawan asal Amerika yang lahir di Austria, juga menelurkan ‘Teorema Tidak Lengkap’ yang menegaskan keberadaan Tuhan. Teori ini kemudian berkembang dengan dua bagian utama, yakni ‘kebutuhan’ dan ‘peluang’.

Berdasarkan penelitian Universitas Stanford, teori Godel menyatakan bila Tuhan adalah zat yang paling agung dan ada di setiap pemikiran manusia. Nah, secara otomatis kita memercayai adanya Tuhan bila kita yakin di luar sana ada zat lebih hebat dari apapun. Oleh sebab itu, keberadaan Tuhan bisa dikatakan absolut.

#2. DNA Manusia Bukti Tuhan Ada

Francis S. Collins M.D. & Ph.D, Ketua Proyek Penelitian Gen Manusia di tahun 2007 lalu menyatakan bila DNA manusia menyimpan bukti keberadaan Tuhan.

Dr. Collins mengungkapkan bila DNA adalah bahasa Tuhan, dan perwujudan dari rencana Tuhan yang juga bagian dari alam. Gen manusia memang sangat kompleks dengan bagian data mencapai miliaran. Hal seperti ini tentu lahir berkat desain panjang dari ‘sesuatu’ yang sangat hebat di luar jangkauan intelejensi manusia.

Lebih lanjut, ada beberapa pertanyaan dari Dr. Collins yang menguatkan argumennya, antara lain ‘Apa arti hidup?’, ‘Siapa yang memulai alam semesta?’, dan tentu saja ‘Siapa sosok hebat yang mampu menciptakan DNA yang sangat rumit itu?’.

Apakah Anda bisa menjawabnya?

#3. Taruhan Pascal: Percaya Tuhan ada adalah pilihan terbaik

Blaise Pascal adalah filsuf Prancis dari abad ke-17 yang teorinya soal Tuhan membuka pintu ke berbagai macam teori peluang. Teori itu bernama ‘Taruhan Pascal’ atau Pascal’s Wager.

Teori ini menyatakan bila memercayai keberadaan Tuhan adalah hal terbaik dan bermanfaat bagi manusia. Bila kita disuruh mempertaruhkan hidup kita untuk percaya adanya Tuhan, jika salah pun kita tidak akan mendapat apa-apa alias nothing to lose.

Di sisi lain, bila dalam hidup kita memutuskan untuk tidak percaya pada Tuhan, bila kita benar dan Tuhan tidak ada, kita tidak mendapat apa-apa. Sebaliknya, bila kita salah dan Tuhan benar-benar ada, maka neraka menanti kita. Pilih mana?

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Jangan heran jika masyarakatnya sangat mudah diprovokasi, saling cela di sosial media, sibuk mencari dan menghina kekurangan orang lain dan tidak mau koreksi kekurangan dirinya. Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Ini Alasan Ilmiah Mengapa Ada Orang Pemalas

Ini Alasan Ilmiah Mengapa Ada Orang Pemalas. SilahkanSHARE.com | Mungkin, Anda malas membaca lebih lanjut, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *