Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Sains ::: Tak Suka Bersosialisasi? Bisa Jadi Anda Jenius
DCIM201MEDIA

Tak Suka Bersosialisasi? Bisa Jadi Anda Jenius

Tak Suka Bersosialisasi? Bisa Jadi Anda Jenius.

SilahkanSHARE.com | Waktu sekolah dulu, Anda bisa jadi cukup populer dan memiliki banyak teman. Namun setelah dewasa, biasanya kemampuan menjalin pertemanan Anda berubah.

Jangan heran kalau jumlah teman Anda tidak sebanyak saat ABG dulu. Atau malah, jika dibandingkan lima tahun lalu, jumlah teman Anda saat ini jauh berkurang.

Haruskah Anda merasa khawatir?

Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Journal of Psychology ini mungkin bisa menenangkan Anda. Seperti dilansir dari Your Tango,  [30/3/16], studi ini mengatakan orang-orang yang lebih pintar akan lebih baik dengan jumlah teman yang sedikit.

Pemimpin penelitian ini, Satoshi Kanazawa dan Norman Li, psikolog evolusioner di Inggris, menemukan sementara banyak orang meningkat kebahagiaannya saat berhubungan dengan orang lain (juga dengan tingkat interaksi yang tinggi dengan orang-orang tersayang), mereka yang memiliki kecerdasan sangat tinggi sebenarnya merasa lebih bahagia saat mereka tidak berkumpul dengan teman-temannya.

“Individu yang lebih cerdas mengalami kepuasan hidup yang lebih rendah jika bersosialisasi lebih sering dengan teman-temannya,” tulis penelitian ini.

Dalam sebuah artikel di The Washington Post, Carol Graham, seorang peneliti di Brookings Institute yang mempelajari ekonomi kebahagiaan mengatakan, “Penemuannya ini menyatakan, orang-orang dengan kecerdasan tinggi serta kemampuan untuk menggunakannya punya kemungkinan lebih kecil untuk menghabiskan waktu mereka bersosialisasi. Mereka lebih fokus pada objek jangka panjang lainnya.”

Tentunya hal ini masuk akal. Orang-orang yang sangat pintar bahkan jenius biasanya memiliki teori menarik baru yang ingin mereka buktikan, atau penemuan baru yang mereka kerjakan untuk mengubah dunia.

Hal ini membuat mereka tak ingin menghabiskan waktu untuk bergaul dengan teman-temannya. Mereka cenderung ingin mewujudkan tujuan mereka.

Para peneliti percaya, hal ini mungkin ada hubungannya dengan cara kita berevolusi dan gaya hidup serba cepat yang kita jalani. Individu dengan kecerdasan tinggi lebih bisa beradaptasi dengan kehidupan modern, dan mereka juga tidak terlalu terikat dengan kecenderungan evolusi manusia.

Ini artinya, mereka tidak memiliki kebutuhan untuk interaksi sosial.

Jadi jangan khawatir kalau Anda merasa tidak ingin atau tak lagi menikmati waktu Anda bersama teman, dan lebih memilih untuk mengerjakan hobi atau proyek Anda. Itu artinya Anda hanya lebih pintar dibanding orang kebanyakan.

SDumber: Liputan6.com

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Terlalu banyak informasi NEGATIF beredar di internet, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, serta kebaikan untuk pembacanya. Saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya! Anda setuju dengan KAMI, Silahkan bantu LIKE dan SHARE!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Manusia Pertama yang Berhasil Terbang Ternyata Seorang Fisikawan Muslim

Manusia Pertama yang Berhasil Terbang Ternyata Seorang Fisikawan Muslim. SilahkanSHARE.com | Jauh sebelum Orville dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *