Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Inspirasi & motivasi ::: Kisah Sukses Taubat dari Riba ::: Setiap Orang Bisa Tinggalkan Riba, Beginilah Caranya!

Setiap Orang Bisa Tinggalkan Riba, Beginilah Caranya!

SilahkanSHARE! | Sudah tak terhitung lagi, betapa buanyaaknya cerita nyata di sekitar kita, di televisi maupun di berbagai pemberitaan media, tentang cerita penderitaan orang yang terjerat riba.

Ada diantara mereka yang terjerat hutang dan riba mulai dari puluhan juta, ratusan juta, bahkan hingga milyaran yang akhirnya hidupnya sangat menderita.

Bahkan tidak sedikit yang sampai bunuh diri karena tak kuat menahan penderitaan menanggung jeratan hutang dan riba.

SilahkanSHARE mencoba terus berkomitmen untuk mengupdate tulisan inspirasi tentang riba melalui rubrik ini, agar semakin banyak orang yang taubat dari riba.

Kali ini kami kembali mengutip kembali dari tulisan Saptuari melalui group Belajar Wirausaha Bareng Saptuari”.

Dalam tulisan tersebut menceritakan adanya orang yang curhat tentang penderitaanya yang terjerat hutang riba hingga ratusan juta rupiah, lalu Saptuari memberikan nasihat bijaknya.

Silahkan anda cermati cerita ini dan nasihat Saptuari yang sangat penting untuk siapapun yang sedang terjerat hutang dan riba, lalu bertaubat dan meninggalkan jeratan riba untuk selamanya.

Tulisanya memang sangat panjang, namun sepanjang itupula pembaca akan mendapatkan pencerahan dan manfaat yang sungguh luar biasa.

Selamat membaca…

———————————————–

ENGKAU BERTANYA, AKU MENJAWAB…

Subuh menjelang di Bandara Lombok Praya, sebuah email masuk saya sempatkan membaca dan menjawabnya. Saya share tanpa menyebutkan nama pengirimnya, agar jadi pelajaran untuk kawan-kawan lainnya pembaca group ini, pasti banyak yang mengalami hal ini, semoga bermanfaat..

_______________________________

Assalamualaikum mas Saptu….

Mohon maaf mengganggu….

Saya ngga pinter nulis, jadi bingung mau mulai darimana curhatannya…

Begini mas…

Kira-kira sejak 8 tahun yang lalu saya sudah punya Credit Card /Kartu Kredit (CC) (hingga saya punya sekitar 7 CC), awalnya fine-fine aja, mulus ngga ada halangan, saya masih sanggup bayar tagihan setiap bulannya karena saya masih kerja…

Lalu karena pembayaran tagihan CC saya bagus, saya dapat tawaran KTA (ada 2 KTA) dan saya ambil hingga totalnya mencapai 210 Juta 😭

Dananya saya pake untuk biaya berobat bapak saya yang sakit dan kena stroke (sampai sekarang belum sembuh, dan itu pasti karena dari uang Riba).

Dan sebesar 90 juta saya investasi kan dengan janji perbulannya dapat bagi hasil sebesar 10% dan ternyata investasi bodong (uangnya hilang ngga balik smpe sekarang).

Maksud hati, lumayan utk bayar cicilan tiap bulannya Eehhh malah amsyong, hutangnya nambah-nambah..!

Cuma bisa nangiss….!!😭😭😭

Dan nggak sadar total utang riba (CC dan KTA) mencapai 350 juta, dengan total cicilan yg harus saya bayar mencapai 15 juta sebulannya…

Gaji saya dan suami sudah ngga cukup utk bayar tagihan sana sini….😭

Saya dan suami mulai puter otak, cari solusi gimana untuk bisa bayar tagihan….belum lagi untuk memenuhi semua kebutuhan kami ( ortu sudah tidak bekerja, dan otomatis jadi tanggungan saya dan suami).

Dan Januari 2017, saya dapat SMS dari biro jasa hukum / lawyer untuk bantu handle pelunasan CC dan KTA dengan disc hingga 80%.

Saya dan suami langsung ke kantor Lawyer tersebut dan terjadilah kerja sama.

Awalnya saya dan suami berpikir inilah jalan dari Allah, tapi ternyata biro jasa hukum itu omdo alias penipu, karena dia tidak menghandle sesuai perjanjian nya.

Katanya akan cover 100% soal collector tapi nyatanya, dia mau handle collector yang datang ke kantornya saja (collector lebih banyak yg tidak mau ke kantor lawyer) dan tidak ada proses negosiasi dengn pihak bank nya utk minta disc pelunasan hutang.

Mulai berdatangan lah debtcollector ke kantor dan ke rumah…

Saya sangat malu, stress, ketakutan dan sangat tertekan, sampai-sampai saya jatuh sakit dan berat badan saya sampe hilang 10 kilo (jadi kurus tanpa diet).

Karena psikis saya yang tidak memungkinkan, saya putuskan untuk resign dari kerjaan setelah 12 tahun bekerja.

Saya dan suami mulai sadar tentang perang Allah terhadap pelaku Riba…tapi sudah terlambat kesadaran itu datang.

Saya dan suami sudah berazzam utk melunasi semua hutang-hutang tapi saya tidak tahu harus mulai darimana…

Asset saya sudah tidak punya…

Mobil sudah saya jual (karena masih leasing cuma dapat 69 juta)

Perhiasan semua sudah saya jual

Dan itu semua mulai habis untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya berobat bapak.

Setelah saya tidak bekerja (dulu jadi sumber penghasilan utama dengn gaji 5 juta), otomatis hanya mengandalkan penghasilan suami yang hanya driver online.

Setelah mobil dijual, cari penghasilannya dengan nebeng mobil temen, tp ngga bisa maksimal.

Dan akhirnya ditawarin mobil gadai seharga 35 juta (ngga tau klu ini riba juga), yang smpe sekarang jadi sumber penghasilan sebagai driver online.

Yang bisa saya lakukan cuma berserah diri sama Allah, mohon ampun dan taubat atas semua dosa-dosa saya…

Mengharap ampunan dan jalan dari Allah….

Tapii smpe sekarang kondisi masih sama..

Itulah curhatan saya, cuma intinya saja, tidak bisa detail saya ceritakan, bisa berlembar-lembar nantinya…

Mohon bantuan dan pencerahan nya yaa mas Saptu….

Saya bingung sekali, apa yang harus saya lakukan…

Saya sudah berusaha untuk taubat dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi, sudah melaksanakan sholat taubat, sholat tahajud, sedekah sebisanya, puasa juga…

Tapiii saya ngga tau salahnya dimana, pertolongan Allah belum juga datang…

Saya sudah hampir putus asa menghadapi semua ini…

Mohon bantuannya mas Saptu…

Wassalamu’alaikum….

_______________________________

Ini jawaban saya:

Walaikum salam Warahmatullahi Wabarakatuh..

Kalo proses taubat dll sudah dilakukan berarti insya ALLAH sudah di jalan yang benar.. tinggal sabarnya ditambahi, kan sudah berani 8 tahun mainan riba, kalo proses laundry baru hitungan bulan ya sabar.. tiap orang punya jatah waktu sendiri melewati episode ini..

“Jadikanlah SABAR dan SHALAT sebagai penolongmu… “ (Al-Baqarah:45)

  1. Doa pasrah totalnya pada ALLAH makin dibanyakin, sholatnya juga makin dikencengin, tepat waktu, tambahi dengan sholat-sholat sunah lainnya.
  2. Selalu berprasangka baik pada ALLAH, sungguh ALLAH pasti mendengar doa hambaNya. Dijaga hatinya dengan banyak istighfar.
  3. Perbanyak doa ini, dimanapun dan kapanpun.. Doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW: “ALLAHUMA INNI AUDZUBIKA MINAL MA’TSAM WAL MAGHROM” [Ya Allah aku berlindung dari dosa dan jeratan hutang].
  4. Ambil kaca, intropeksi di masa lalu, apakah pernah dzalim ke orang lain? Adakah orang yang pernah disakiti? Termasuk orang tua, apakah pernah dibuat kecewa? Jika iya segerah cari orangnya, datangi dan minta maaf dengan tulus, minta didoakan juga boleh. Bersihkan hati dari semua dendam masa lalu, yang bikin amarah dan keburukan datang ke dalam diri. Jika hati dah losss… bersih.. pasti kerasa banget, berdoapun bakal berasa lebih menggetarkan.
  5. Buka pintu kesulitan dengan sedekah, tidak harus banyak tapi rutin dan konsisten dilakukan, walaupun hanya dengan sebungkus nasi untuk tukang becak, atau membelikan tas dan sepatu anak yatim yang ditemui. Niatkan hati ikhlas karena ALLAH… lakukan terus menerus.
  6. Tambahi ilmu untuk membuka pintu-pintu rejeki baru. Jangan malu bertanya, memulai usaha baru tanpa modal (makelaran dapat komisi), apapun itu yang halal ambil.
  7. Negosiasi utang dengan pihak bank langsung, bikin surat resmi minta keringanan bunga dan denda. Jika tidak mampu bayar tagihan bunga berbunganya ya gak usah nambah utang baru untuk menutupnya, bakal makin parah. Debtcolector [DC ]diajak nego dan sampaikan bahwa tidak ada niat ngemplang utang, tapi minta bantu mereka agar dapat potongan pelunasan.
  8. Selama berjalan proses negosiasi, tetep cari rejeki, tahan gaya hidup untuk beli apapun yang gak perlu, kumpulkan di rekening khusus yang tidak bisa didebet bank. Ketika nego keringanan diberikan baru bayarkan pokok utangnya.
  9. Tetap bertawakal kepada ALLAH, jaga ketaqwaan kita.. janji ALLAH sangat jelas disini, “…. Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya”[QS At Talaaq:2], “…dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu”. [QS At Taalaq:3]

Bertaqwalah.. apa itu?

Taubat, melakukan semua perintahnya, jauhi semua larangannya, selalu mengingat ALLAH /dzikir dimanapun, dan selalu bersyukur pada nikmat ALLAH..

Dijamin tuh oleh ALLAH… bakal dapat solusi Min haitsu layah tasib (Dari Jalan yang tidak terduga-duga)

Demikian mbak..

Semoga engkau dan suami bisa melewati episode ini dengan sabar.. pasti ada ujungnya kok!

Dunia cuma sementara saja… gak akan selamanya!

Ingat.. jangan hanya fokus pada masalah, tapi fokus taubat pada dosa-dosa pengundang masalah, solusi?

Nanti ALLAH yang akan hadirkan..

Salam
@Saptuari

Dari membaca kisah diatas, semoga saja sekarang kita semua bisa mendapatkan pelajaran yang sangat berharga tentang bahaya riba.

Semoga kita semua dan keluarga kita selalu dijauhkan dari yang namanya jeratan hutang dan riba. Amiiin

SilahkanSHARE!

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Terlalu banyak informasi NEGATIF beredar di internet, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, serta kebaikan untuk pembacanya. Saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya! Anda setuju dengan KAMI, Silahkan bantu LIKE dan SHARE!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *