Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Kesehatan ::: Sarapan Tiap Pagi Bisa Bantu Turunkan Risiko Stroke

Sarapan Tiap Pagi Bisa Bantu Turunkan Risiko Stroke

 Sarapan Tiap Pagi Bisa Bantu Turunkan Risiko Stroke.

SilahkanSHARE.com | Sempatkan diri untuk selalu sarapan setiap pagi, jika perlu siapkan menu simpelnya pada malam sebelumnya. Mengapa sarapan dianggap sedemikian penting?

Sudah lama dipaparkan oleh ahli gizi di seluruh dunia bahwa sarapan merupakan aktivitas pagi yang sangat baik bagi semua usia. Sarapan juga diyakini turut memengaruhi kebugaran tubuh seseorang pada hari setelahnya.

Kini penelitian terbaru dari Jepang menambah informasi mengenai manfaat sarapan. Seperti dikutip dari News Max Health dan health.detik.com dari hasil penelitian tersebut dikatakan bahwa sarapan dapat membantu menurunkan risiko stroke.

Penelitian yang dilakukan oleh Osaka University ini dilakukan dengan melibatkan sekitar 82 ribu pria dan wanita sehat berusia 45 tahun. dan lebih tua hingga 15 tahun. Para relawan diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok. Ada kelompok yang sarapan sampai dua, tiga, empat, lima, enam hingga tujuh kali dalam seminggu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarapan benar dapat menurunkan risiko stroke. Semakin rutin Anda sarapan, semakin rendah juga risiko strokenya. Mereka yang jarang sarapan memiliki risiko stroke 20 persen lebih tinggi, jika dibandingkan dengan mereka yang rutin sarapan.

Meskipun hubungan antara makan sarapan dan risiko penyakit stroke sudah terbukti, ke depannya peneliti ingin mencari tahu apakah ada hubungan yang signifikan antara sarapan dan penyakit jantung koroner.

Lantas seperti apa menu sarapan yang dianjurkan? Dijelaskan ketua umum PERGIZI Pangan Indonesia Prof Dr Ir Hardinsyah bahwa sarapan harus memiliki kandungan gizi seimbang protein dan serat.

“Sarapan nggak cukup hanya kenyang saja. Harus terpenuhi kebutuhan zat gizinya karena selain otak, tubuh kita butuh energi untuk bekerja dan energi itu kita peroleh bukan hanya dari karbohidrat,” kata Prof Hardin kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Sumber protein dapat diperoleh misalnya dari telur, tempe, susu, atau daging-dagingan. Sementara itu untuk serat dapat diperoleh dari buah-buahan, sayur, dan juga gandum utuh.

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Terlalu banyak informasi NEGATIF beredar di internet, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, serta kebaikan untuk pembacanya. Saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya! Anda setuju dengan KAMI, Silahkan bantu LIKE dan SHARE!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Nasi Putih Lebih Berisiko Sebabkan Diabetes Ketimbang Minuman Manis?

Nasi Putih Lebih Berisiko Sebabkan Diabetes Ketimbang Minuman Manis? SilahkanSHARE.com | Otoritas kesehatan di Singapura …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *