Saturday , 27 May 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Aneh dan Misteri ::: Salar De Uyuni, Cermin Alam Terbesar di Dunia

Salar De Uyuni, Cermin Alam Terbesar di Dunia

Salar De Uyuni, Cermin Alam Terbesar di Dunia.

SilahkanSHARE.com | Inilah Salar de Uyuni, dataran garam terbesar di dunia seluas 10.582 kilometer sekaligus cermin alam terbesar di dunia. Terletak di antara Potosi dan Oruro, dekat puncak Pegunungan Andes, Bolivia dataran garam ini terbentuk oleh beberapa danau prasejarah, yang berubah bentuk sekitar 30.000 sampai 42.000 tahun yang lalu. Permukaannya tertutup lapisan garam setinggi beberapa kaki, menjadikan dataran ini tetap kering sepanjang tahun.

Dikutip dari merdeka.com. Menurut Gizmodo, beberapa kali dalam setahun dataran yang terletak di barat daya Bolivia tersebut mendapatkan curahan hujan hingga tertutup lapisan air tipis. Saat itulah Salar de Uyuni menjelma menjadi cermin alam terbesar di muka bumi. Permukaannya yang datar sempurna dan jernih memantulkan refleksi langit dan awan di atasnya, menghasilkan pemandangan yang mengagumkan bagi siapa saja yang menyaksikannya.

Meskipun dari gambar terlihat sangat panas, sebenarnya suhu di Salar de Uyuni cukup hangat, hanya berkisar antara 13 derajat sampai 21 derajat celcius. Setiap tahun para turis berdatangan ke Salar de Uyuni untuk menyaksikan fenomena cermin raksasa tersebut. Selain bercermin di sana pengunjung Salar de Uyuni juga berkesempatan untuk menyaksikan kawanan burung flamingo merah muda yang memang menjadikan kawasan dataran garam ini sebagai habitat mereka.

Menurut Wikipedia dalam bahasa Spanyol, salar berarti dataran garam. Sedangkan kata uyuni diambil dari bahasa Aymara yang berarti pena atau hamparan. Uyuni juga merupakan nama sebuah kota yang menjadi tempat persinggahan para turis yang hendak mengunjungi dataran gara tersebut. Jadi Salar de Uyuni bisa diartikan sebagai dataran garam yang terhampar atau dataran garam di Kota Uyuni.

Salar de Uyuni 2

Salar de Uyuni juga dikenal dengan nama Salar de Tunupa. Menurut legenda Aymara, dulunya Gunung Tunupa, Kusku, dan Kusina yang mengelilingi Salar adalah raksasa. Tunupa dan Kusina adalah raksasa perempuan, sedangkan Kusku adalah raksasa lelaki. Tunupa kemudian dinikahi Kusku, tetapi Kusku malah melarikan diri dengan Kusina. Sambil meratapi kepergian Kusku, Tunupa menangis sambil menyusui putranya.

13cf665de00e3d3ffc61de183a9459cd_XL

Kemudian air mata dan ASI Tunupa jatuh ke bumi, bercampur menjadi satu dan membentuk dataran garam. Karena penghormatan warga setempat terhadap Tunupa, mereka lebih suka menyebut dataran garam tersebut dengan nama Salar de Uyuni daripada Salar de Tunupa.

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet.

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Sulit Dipercaya, Inilah 4 Tempat Teraneh di Bumi Ini Masih Ada

Sulit Dipercaya, Inilah 4 Tempat Teraneh di Bumi Ini Masih Ada. SilahkanSHARE.com | Berbicara tentang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *