Sunday , 23 July 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Kolom Tokoh ::: ”Ray Tomlinson”, Si Pencipta E-mail Tutup Usia

”Ray Tomlinson”, Si Pencipta E-mail Tutup Usia

”Ray Tomlinson”, Si Pencipta E-mail Tutup Usia.

SilahkanSHARE.com | Sebuah kabar duka cita datang dari dunia teknologi. Ray Tomlinson, sang pencipta e-mail sekaligus orang yang mencetuskan simbol @ (dibaca at) untuk sebuah alamat. Ia meninggal dunia di usia 74 tahun.

Dilansir dari laman The Guardian, [7/3/16], juru bicara Raytheon Mike Doble mengkonfirmasi kematian pria asal New York tersebut meninggal pada Sabtu pagi. Sayangnya, hingga kini belum diketahui apa penyebab kematian Tomlinson.

“Seorang pionir di bidang teknologi, Ray adalah pria yang memperkenalkan kita ke e-mail,” katanya.

Dunia teknologi pun merespon kabar ini dengan kesedihan. Sebab, Tomlinson merupakan figur penemu program ARPANET pada 1971. Program tersebut merupakan pendahulu internet yang memampukan orang untuk mengirimkan pesan orang per orang ke pengguna komputer yang berbeda server.

Doble menambahkan, ciptaan Tomlinson mengubah cara manusia berkomunikasi. Ia menyebut, Tomlinson adalah orang yang rendah hati, baik, dan murah hati selama masa hidupnya.

Tomlinson berasal dari Amsterdam, New York, ia bersekolah di Rensselaer Polytechnic Institute dan MIT di tahun 1960. Pria yang lahir 23 April 1941 ini bekerja pada perusahaan riset dan pengembangan Bolt Beranek dan Newman, yang kini menjadi Raytheon BBN Technologies.

Saat itu, di perusahaan tersebut, Tomlinson menciptakan e-mail. Tomlinson sendiri diketahui bekerja di kantor perusahaan yang berada di Chambridge Massachusetts.

Kini, e-mail digunakan dalam hal bisnis maupun urusan sehari-hari. Selain itu, e-mail juga mengubah bagaimana orang bertransaksi serta lebih dekat antara satu sama lain dengan mereka yang dibatasi oleh jarak.

“Penciptaan e-mail bukanlah tugas kantor, dia hanya mencoba-coba hal baru dan mengerjakan sesuatu dengan ARPANET,” ujar juru bicara Raytheon Joyce Kuzman, berbicara tentang penciptaan e-mail.

Tomlinson memilih simbol @ untuk menghubungkan username dengan alamat pengguna dan menjadi bagian dari bahasa komunikasi internasional. Kuzman menyebut, Tomlinson melihat ke keyboard dan membutuhkan sesuatu yang logis untuk digunakan pada e-mail.

“@ merupakan simbol yang mungkin akan dilupakan jika tidak digunakan untuk e-mail,” kata Kuzman. Kemudian, setelah penemuan e-mail, Tomlinson mulai mendapat perhatian dunia atas ciptaannya.

Kepergian Tomlinson pun mendapat ucapan bela sungkawa dari akun Twitter resmi Gmail. “Terima kasih Ray Tomlinson karena telah menemukan e-mail dan menggunakan simbol @ pada peta. #RIP,” demikian bunyi cuitan Gmail.

Sumber: tekno.liputan6.com

 

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Jangan heran jika masyarakatnya sangat mudah diprovokasi, saling cela di sosial media, sibuk mencari dan menghina kekurangan orang lain dan tidak mau koreksi kekurangan dirinya.Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

4 Programmer Wanita Hebat yang Berhasil Mengubah Dunia

4 Programmer Wanita Hebat yang Berhasil Mengubah Dunia. SilahkanSHARE.com | Tak dimungkiri, ilmu komputer merupakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *