Saturday , 27 May 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Kesehatan ::: Pria Ini Rela Lehernya Dirantai, Agar Tak Lagi Kecanduan Alkohol

Pria Ini Rela Lehernya Dirantai, Agar Tak Lagi Kecanduan Alkohol

Pria Ini Rela Lehernya Dirantai, Agar Tak Lagi Kecanduan Alkohol.

SilahkanSHARE.com | Dalam artikel sebelumnya kita sudah membahas Pria Ini Nekat Pakai Sangkar di Kepala, Agar Bisa Berhenti Merokok, sekarang kita akan membahas pria yang rela merantai lehernya agar terhindar dari kecanduan alkohol.

Segala keinginan untuk bisa tercapai kadang-kadang orang bisa berbuat hal-hal yang tak wajar, seperti yang dilakukan Zhang Rui.

Sudah hampir enam bulan Zhang Rui mengalami kecanduan alkohol. Segala upaya sudah dilakukan agar dia bisa lepas dari kebiasaan mabuk tapi hasilnya nihil. Hingga akhirnya, Zhang meminta sang ibu mengurungnya di sebuah kamar di loteng dengan leher yang dirantai.

Hal itu ia lakukan agar tidak bisa keluar rumah lantas membeli minuman keras. Zhang percaya satu-satunya cara yang ampuh untuk menyembuhkan kecanduannya yakni dengan membatasi dirinya. Maka dari itu dia meminta sang ibu mengurungnya setidaknya sampai enam bulan ke depan sampai Zhang tak lagi tertarik dengan alkohol.

Di kamar tersebut, hanya ada kasur kecil, laptop, dan TV sebagai sarana hiburan Zhang. Kemudian, ada ember dan botol besar berisi air untuk menjaga tubuh Zhang tetap bersih. Meski lehernya diikat dengan rantai seberat hampir 10 kg, Zhang masih bisa berjalan keliling kamar karena rantai itu memiliki panjang empat meter.

pria2

“Dulu saya bekerja sebagai sopir truk. Tapi enam bulan lalu saya kecanduan alkohol dan tiap minum minuman kerasa saya berubah jadi sosok yang agresif dan kasar sampai saya dipecat dari pekerjaan. Istri dan anak saya juga meninggalkan saya. Karena saking kecanduannya, saya sampai mengemis demi membeli wine yang murah,” tutur Zhang.

Dilaporkan detikhealth.com dan dikutip dari berbagai sumber, Jumat (11/12/2015), Zhang bahkan pernah berniat melukai dirinya sendiri karena merasa terpuruk pasca ditinggalkan oleh keluarganya. Beruntung, masih ada sang ibu yang mau mendampingi dia.

Sehari-hari, ibu Zhang masih membuatkan makanan untuk putranya itu. Sejak suaminya meninggal, ibu Zhang sudah membesarkan Zhang kecil meski dengan kondisi ekonomi pas-pasan. Sampai saat ini pun, demi dirinya dan sang ibu, Zhang bertekad tidak akan membuka rantai di lehernya sampai bisa bebas dari kecanduan alkohol yang dialami.

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet.

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

4 Gejala Penyakit “Alzheimer” yang Sering Diabaikan

4 Gejala Penyakit “Alzheimer” yang Sering Diabaikan. SilahkanSHARE.com | Alzheimer dikenal dengan penyakit pikun pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *