Tuesday , 30 May 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Kesehatan ::: Pesan Terakhir Steve Jobs yang Belum Banyak Terungkap, Ketika Kekayaan dan Nama Besar Tak Mampu Hentikan Kematian

Pesan Terakhir Steve Jobs yang Belum Banyak Terungkap, Ketika Kekayaan dan Nama Besar Tak Mampu Hentikan Kematian

Pesan Terakhir Steve Jobs yang Belum Banyak Terungkap, Ketika Kekayaan dan Nama Besar Tak Mampu Hentikan Kematian.

SilahkanSHARE.com | Seringkali kita berfikir bahwa untuk hidup bahagia kita harus memiliki banyak uang dan kekayaan.

Hal itu kenapa yang kemudian setiap orang berlomba-lomba untuk bekerja dari pagi hingga larut malam, semua kita perjuangkan untuk mengejar kekayaan.

Namun terkadang, begitu kekayaan kita dapatkan, kebahagiaan yang kita impikan ternyata juga seringkali belum juga kita dapatkan.

Jika anda mengalami yang seperti itu, ada baiknya mari kita merenung nasihat terakhir seorang Steve Jobs sebelum akhirnya dirinya meninggal.

Dalam pesan tulisan tersebut, berikut ini merupakan pesan-pesan terakhir Steve Jobs yang semoga saja bisa kita jadikan renungan bersama.

Sebuah kesadaran seorang Steve Jobs di saat-saat akhir hidupnya.

Saat-saat Terakhir

Dalam dunia bisnis, aku adalah simbol dari kesuksesan, seakan2 harta dan diriku tidak terpisahkan, karena selain kerja, hobbyku tak banyak.

Saat ini aku berbaring di rumah sakit, merenung jalan kehidupanku, kekayaan, nama, kedudukan semuanya itu tidak ada artinya lagi.

Malam yang hening, cahaya dan suara mesin di sekitar ranjangku, bagaikan nafasnya maut kematian yang mendekat pada diriku.

Sekarang aku mengerti, seseorang asal memiliki harta secukupnya buat diri gunakan itu sudah cukup. Mengejar kekayaan tanpa batas bagaikan monster yang mengerikan.

Tuhan memberi kita organ-organ perasa, agar kita bisa merasakan cinta kasih yang terpendam dalam hati kita yang paling dalam. Tapi bukan kegembiraan yang datang dari kehidupan yang mewah — itu hanya ilusi saja.

Harta kekayaan yang aku peroleh saat aku hidup, tak mungkin bisa aku bawa pergi. Yang aku bisa bawa adalah kasih yang murni yang selama ini terpendam dalam hatiku. Hanya cinta kasih itulah yang bisa memberiku kekuatan dan terang.

Ranjang apa yang termahal di dunia ini?

Ranjang orang sakit. Orang lain bisa bukakan mobil untukmu, orang lain bisa kerja untukmu, tapi tidak ada orang bisa menggantikan sakitmu. Barang hilang bisa didapat kembali, tapi nyawa hilang tak bisa kembali lagi.

Saat kamu masuk ke ruang operasi, kamu baru sadar bahwa kesehatan itu betapa berharganya.

Kita berjalan di jalan kehidupan ini. Dengan jalannya waktu, suatu saat
akan sampai tujuan. Bagaikan panggung pentaspun, tirai panggung akan tertutup, pentas telah berakhir.

Yang patut kita hargai dan sayangkan adalah hubungan kasih antar keluarga, cinta akan suami – istri dan juga kasih persahabatan antar teman.

HARGAI SETIAP DETIK DALAM KEHIDUPAN KITA , ISI HIDUP KITA DENGAN PERKARA-PERKARA YANG TIDAK BISA DIBELI DENGN UANG .

Semoga dari nasihat dan ungkpan terakhir dari Steve Jobs diatas, kita bisa mendapatkan pelajaran dan pesan moral di dalamnya. SilahkanSHARE!

sumber bacaan: akun facebook Yohannes Harjono Saputro

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet.

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Nasihat untuk Para Penyebar Permusuhan dan Kebencian di Sosial Media!

Nasihat Bijak untuk Para Penyebar Permusuhan dan Kebencian di Sosial Media! SilahkanSHARE! | Kebencian di …

One comment

  1. Buat orang sesukses dia hidup sangatlah berharga tapi buat orang miskin, apalagi kesepian seringkali merasa hidup tak berguna, jadi tak beda antara hidup dan mati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *