Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Sosial ::: Pengendara Motor Tanyakan Surat Tugas Polisi, Tapi Inilah Reaksi Angkuh Polisi

Pengendara Motor Tanyakan Surat Tugas Polisi, Tapi Inilah Reaksi Angkuh Polisi

Pengendara Motor Tanyakan Surat Tugas Polisi, Tapi Inilah Reaksi Angkuh Polisi.

SilahkanSHARE.com | Sikap arogansi aparat kepolisian sepertinya tak pernah usai. Saat ini kita sebagai sesama warga biasa harus memberikan apresiasi terhadap orang-orang yang BERANI KARENA BENAR ketika berhadapan dengan aparat kepolisian.

Seperti yang akan anda lihat di video berikut [lihat di bawah] dimana seorang pengguna jalan sempat merekam aktivitas sebuah razia yang dilakukan polisi.

[BACA JUGA: Anda Wajib Tahu! Razia Polisi Baru SAH Jika Memenuhi 5 Hal Ini]

Agar anda mendengar langsung ceritanya dari pengendara motor tersebut, berikut ini merupakan kisah dan pengalaman netizen bernama Joni Hermanto yang dia rekam dan ditulis melalui akun facebook pribadinya.

“MUNGKIN SUDAH TAKDIR SAYA UNTUK SELALU BERGESEKAN DENGAN KEANGKUHAN DAN KEAROGANAN POLISI DI JALAN RAYA”

Ya lagi-lagi saya mengalami pertiwa yang tidak mengenakan ini di jalan raya.
Peristiwa terjadi Kamis 22 Oktober 2015 sekitar Pukul 15:00 WIB di Jl Raya Padang Panjang – Solok, Gunung (200M setelah Kantor PT NPM) Padang Panjang.

Saya yang melaju dari Bukittinggi menuju Batusangkar tiba-tiba di hentikan oleh salah seorang petugas yang melakukan razia di lokasi tsb.

Petugas tsb langsung meminta saya untuk menunjukan surat-surat kendaraan saya, seperti biasa saya selalu bersikap kritis terhadap petugas di jalan raya guna meminimalisir praktek penyimpangan yang kerap di lakukan oleh sejumlah oknum maka sayapun menanyai surat perintah anggota tsb.

Seakan tidak terima di tanyai surat perintahnya beliau lalu menghardik dan menggiring saya menuju mobil patroli yang terparkir disisi kanan jalan sambil berteriak kepada anggota yang lain untuk memegangi saya (emangnya saya maling?), sadar dengan kearoganan sikap mereka lalu saya mengeluarkan tablet dari dalam tas dan mengatifkan fitur perekam video untuk merekan aksi mereka.

Lalu beliau memanggil komandannya yang belakangan di ketahui beliau adalah Kanit Lantas Polres Padang Panjang bernama Yadi Lubis. Seperti yang terdengar di video ini Pak Yadi Lubis berjalan kearah saya sambil setengah berteriak ke anggotanya “Mana pengendara yang melanggar itu?” dan salah seorang anggota menunjuk saya.

Merasa tidak melakukan pelanggaran spontan saya kaget di bilang pelanggar, saya lalu menghampiri beliau dan berkata “Maaf Pak saya tidak melanggar apapun”, lalu beliau bertanya “Ada surat-surat kendaraan Bapak?”, “ Ada Pak, tapi tunjukan dulu surat perintah Bapak, sebagai petugas Bapak berhak memeriksa surar-surat kendaraan saya, pun saya sebagai pengendara juga berhak menanyai surat perintah tugas Bapak, jadi tolong hargai hak kita masing-masing” jawab saya.

Lalu beliau menggiring saya menuju kendaraan saya sambil meminta anggotanya mengambil surat perintah yang saya minta. Sadar aksinya saya rekam tiba-tiba salah seorang anggotanya berusaha merampas paksa tablet saya dengan kasar, namun saya berhasil mempertahankannya.

Sampai akhirnya mereka membuka paksa helm yang saya kenakan lalu memotret saya, tidak terima diperlakukan kasar dan arogan seperti itu lalu saya mengatakan “Saya bukan pelaku kriminal yang pantas Anda perlakukan seperti ini, silahkan kalau mau memotret saya kembali” lalu salah seorang dari mereka menjawab “Gak ah, wajah Bapak jelek” (gak ngaca, kaye kecakapan aja tu orang).

“Lalu kenapa Anda memotrek saya?” tanya saya, belum sempat beliau jawab lalu tiba anggota yang mengambil surat perintah tadi, setelah membaca surat perintah tsb akhirnya sayapun menunjukan SIM dan STNK saya ke Pak Yadi Lubis.

Lagi-lagi seakan tak terima dengan sikap kritis saya mereka berusaha mencari-cari kesalahan saya.

Tiba-tiba salah seorang dari mereka berteriak “Geledah dia… Geledah dia” lalu beberapa anggota meminta saya untuk membuka jok sepeda motor saya lalu mereka memeriksanya.

Tak berhenti sampai disitu mereka juga memeriksa semua kelengkapan kendaraan saya.

Mulai dari lampu utama, lampu sein, lampu rem, sampai hal yang tidak relevan seperti spido meter apakah berfungsi dengan baik atau tidak (kenapa gak sekalian aja periksa motornya bisa starter apa gak, akinya udah soak apa belum, businya masih berfungsi dengan baik apa gak, tali businya masih layak gak, motornya sudah ganti oli apa belum).

Karena tak kunjung menemukan kesalahan saya akhirnya mereka memeriksa barang bawaan saya dengan menggeledah isi tas saya.

“Sekalian saja geledah kantong celana, kantong baju dan periksa juga badan saya pak” pinta saya.

[BACA JUGA: Jika Ingin Jadi Profesi Terhormat, Polisi Harus Buang Mental Pengemis]

Saya tidak akan berkomentar tendensius, silahkan masyarakat menilai sendiri. Yang pasti jika setiap anggota sadar akan hak dan tanggung jawabnya dalam menjalankan tugas, mereka tidak akan tersinggung dan tidak akan arogan jika ada pengendara yang menanyai surat perintahnya, karena apa yang saya lakukan sesuai PP No 80 tahun 2012 pasal 15 (ayat) 1-3 yang mengatur setiap pemeriksaan kendaraan harus disertai surat perintah tugas.

Nah, dari kisah yang dialami oleh Joni Hermanto, apa kesan dan komentar anda?

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Terlalu banyak informasi NEGATIF beredar di internet, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, serta kebaikan untuk pembacanya. Saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya! Anda setuju dengan KAMI, Silahkan bantu LIKE dan SHARE!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

8 Manfaat Menakjubkan Menjadi Seorang Gamer

8 Manfaat Menakjubkan Menjadi Seorang Gamer. SilahkanSHARE.com | Apa yang ada dipikiran kita jika mendengar …

One comment

  1. Anda pakai motor sih…… kalau pakai mobil Mercedes atau Ferrari, pak polisi pasti menberikan salam hormat. Ini jaman dan sikon kapitalis bro…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *