Monday , 29 May 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Inspirasi & motivasi ::: Nauval Raziq, Bocah Penemu Listrik dari Pohon Kedondong!

Nauval Raziq, Bocah Penemu Listrik dari Pohon Kedondong!

Nauval Raziq, Bocah Penemu Listrik dari Pohon Kedondong!

SilahkanShare! | Nauval Raziq, Penemu Listrik dari Pohon Kedondong | Terkadang kita suka heran jika mendengar prestasi apalagi penemuan penting yang ternyata dilakukan oleh anak-anak atau bocah. Apalagi jika penemuan penting yang dimaksud tersebut adalah listrik.

Ya! Listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting di era sekarang ini. Dimana hampir semua kebutuhan rumah tangga, selalu ditopang dengan energi bernama listrik.

Biaya untuk pengembangan listrik amatlah besar dan biasanya hanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Pertamina, dan sejenisnya.

Namun ternyata, di Aceh, tepatnya di Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, ada bocah yang baru berusia belasan tahun berhasil menemukan energi listrik dari pohon kedondong.

Sebuah penemuan yang perusahaan sebesar Pertamina sekalipun sama sekali tak terfikirkan akan hal ini. Namun seorang bocah bernama Nauval Raziq berhasil melakukanya.

Nauval Raziq, siswa kelas II Madrasah Tsanawiyah Kota Langsa, baru saja memasuki usia 12 tahun. Berawal dari ide yang lahir saat masih duduk di bangku SD, ia menghasilkan sebuah teknologi baru, listrik yang sumber energinya dari pohon kedondong.

“Listrik kedondong” itu dipamerkan di arena Teknologi Tepat Guna (TTG) di  Banda Aceh. Selama kegiatan TTG itu, Nauval sibuk melayani para pengunjung yang tertarik dengan hasil temuannya.

“Awalnya dari buah-buahan dimasukkan logam dan tembaga, namun cahayanya kurang. Sudah beberapa sampel saya gunakan, hanya pada pohon kedondong yang energinya lebih besar,” kata Nauval.

Menurut Nauval, ide menciptakan teknologi baru itu muncul saat ia mengikuti pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolahnya.

Saat itu, pulang sekolah Nauval menanyakan kepada ayahnya, Supriaman, 42 tahun. “Ayah bagaimana kalau kita buatkan alat ini. Saya sudah buat sejauh ini, bagaimana caranya agar lampunya bisa terang lagi,” ujar Supriaman mengutip pertanyaan Nauval.

“Ini rangkaiannya sederhana saja, tidak ada yang istimewa, dan tidak ada sumber lain, energinya hanya dari pohon kedondong langsung,” kata Supriaman, dikutip dari portalsatu.com di arena TTG, Minggu, 11 Oktober 2015.

Nauval menambahkan, hasil penelitiannya, pohon kedondong mengandung zat asam. Saat dicoba pada pohon selain kedondong lambat laun membusuk. Kata dia, hanya pada kedondong yang bertahan lama.

Unik dan Langka

Uniknya, inovasi baru ini tidak bermasalah jika kena air. Tidak kesetrum dan listriknya tak padam. “Jika biasanya listrik tidak boleh terkena air, alat ini tidak ada masalah. Jika pohonnya disiram pun tidak ada pengaruh apa-apa,” ujar Nauval.

Menurut Nauval, alat ini pernah terendam banjir, namun tidak rusak dan berkarat atau erosi.

Riset “listrik kedondong” ini sudah menelan biaya belasan juta rupiah. “Ini skalanya masih kecil. Saya ingin terus mengembangkan alat ini,” ujar Nauval yang berdomisili di Jalan Ahmad Yani, Kampung Baru Lamsopan, Kota Langsa.

#VERSI VIDEO

Awalnya temuan Nauval dilombakan tingkat kecamatan, berlanjut ke kabupaten hingga nasional.  Alat ini dalam proses pengurusan hak paten untuk diproduksi dan disesuaikan dengan permintaan masyarakat, baik dua maupun 10 watt.

Prestasi diraih Nauval membuat Supriaman bahagia. Pasalnya, Nauval bisa memproduksi peralatan langka dan dipubikasi di ajang nasional. “Kita hanya bisa memberikan inspirasi dan dukungan kepada Nauval. Semoga hasil temuan Nauval bermanfaat bagi orang banyak,” kata Supriaman.

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet.

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Kekayaan Bukanlah Ukuran Sukses dari Seseorang

Kekayaan Bukanlah Ukuran Sukses dari Seseorang. SilahkanSHARE.com | Siapa yang tidak ingin sukses? Semua orang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *