Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Kolom Tokoh ::: Kisah Bung Karno Soal Asal Mula Nama Pancasila

Kisah Bung Karno Soal Asal Mula Nama Pancasila

Kisah Bung Karno Soal Asal Mula Nama Pancasila.

SilahkanSHARE.com | Hari Lahir Pancasila | Pada sidang Badan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang berlangsung pada 29 Mei sampai 1 Juni 1945 di Jakarta, Sukarno menyampaikan gagasannya soal 5 prinsip dasar negara.

Lima prinsip dasar negara itu adalah:

  1. Kebangsaan Indonesia;
  2. Internasionalisme atau perikemanusiaan;
  3. Mufakat atau demokrasi;
  4. Kesejahteraan sosial;
  5. Negara yang Berketuhanan.

Bung Karno pun kemudian memberikan nama soal 5 prinsip dasar negara itu. “Dasar Negara telah saya usulkan lima bilangannya. Inikah Panca Dharma?

Bukan! Nama Panca Dharma tidak tepat di sini,” kata dia saat berpidato seperti dikutip dari academia.edu, Rabu (1/6/2016).

Nama Panca Dharma tidak tepat karena, kata Bung Karno, Dharma berarti kewajiban. Sementara sidang BPUPKI saat itu tengah membahas dasar negara.

“Saya senang kepada simbolik. Simbolik angka pula. Rukun Islam lima jumlahnya. Jari kita lima setangan. Kita mempunyai pancaindera. Apa lagi yang lima bilangannya?” tanya Sukarno.

“Pendawa Lima,” jawab salah seorang anggota BPUPKI.

“Pendawa pun lima orangnya. Sekarang banyaknya prinsip kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan dan ketuhanan lima pula bilangannya.

Namanya bukan Panca Dharma tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman ahli bahasa, namanya ialah Pancasila. Sila artinya asas atau dasar dan di atas kelima dasar itulah kita mendirikan Negara Indonesia, kekal dan abadi,” papar Bung Karno.

Tepuk tangan pun menggema di gedung “Chuo Sangi In”, yang pada zaman kolonial Belanda gedung tersebut merupakan gedung Volksraad (dari bahasa Belanda, semacam lembaga “Dewan Perwakilan Rakyat Hindia-Belanda” pada masa penjajahan Belanda).

Dan kini gedung itu dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila, yang berlokasi di Jalan Pejambon 6, Jakarta Pusat. Gedung Pancasila sekarang menjadi bagian dari kantor Kemlu yang biasa digunakan untuk acara-acara seremoni dan jumpa pers.

Gagasan Bung Karno soal 5 prinsip dasar negara itu diterima secara aklamasi oleh semua anggota BPUPKI. Selanjutnya BPUPKI membentuk Panitia Sembilan untuk merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar.

Panitia Sembilan terdiri dari:

  1. Ir Sukarno,
  2. Muhammad Hatta,
  3. Mr AA Maramis,
  4. Abikusno Tjokrokusumo,
  5. Abdulkahar Muzakir,
  6. HA Salim,
  7. Achmad Soebardjo,
  8. Muhammad Yamin.
  9. KH. Wachid Hasyim

Sumber: detik.com

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Terlalu banyak informasi NEGATIF beredar di internet, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, serta kebaikan untuk pembacanya. Saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya! Anda setuju dengan KAMI, Silahkan bantu LIKE dan SHARE!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

10 Tulisan & Ucapan Bill Gates yang Telah Merubah Dunia

10 Tulisan & Ucapan Bill Gates yang Telah Merubah Dunia. SilahkanSHARE.com | Siapa yang tidak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *