Friday , 21 April 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Headline ::: Kick Andy 7 Agustus 2015: Kisah Hidupku, Perjalanan Panjang Penuh Inspirasi dan Haru Andy Noya hingga Raih Kesuksesan

Kick Andy 7 Agustus 2015: Kisah Hidupku, Perjalanan Panjang Penuh Inspirasi dan Haru Andy Noya hingga Raih Kesuksesan

Kick Andy 7 Agustus 2015: Kisah Hidupku, Perjalanan Panjang Penuh Inspirasi dan Haru Andy Noya hingga Raih Kesuksesan.

SilahkanSHARE.com | Perjuangan Andy Noya di program Kick Andy 7 Agustus 2015 dikupas tuntas?

Selama ini acara Kick Andy selalu menyajikan dan memberikan tayangan yang sangat inspiratif karena selalu menghadirkan narasumber yang luar biasa. Tapi tadi malam ada yang berbeda karena ternyata, kisah pribadi Andy Noya sebagai host Kick Andy juga ternyata teramat sangat menginpirasi.

Saya termasuk orang yang saat nonton acara film-film menyedihkan sekalipun teramat sangat sulit sampai meneteskan air mata, tapi saat menyaksikan acara tayangan Kick Andy, air mata saya begitu mudah mengalir.

Termasuk saat semalam menyaksikan kisah Andy F Noya yang ternyata begitu mengharukan.

Sejak kecil, ternyata Andy Noya hidup dalam serba kesulitan. Saat usia masih kecil, dirinya sudah harus merantau ke Surabaya. Di Surabaya masa kecilnya harus berpindah-pindah tempat, bahkan yang sangat menyedihkan, Andy Noya dan Ibunya harus tinggal di sebuah bagasi mobil yang sangat tidak layak.

Sebagai anak kecil yang masa hidupnya begitu sulit, Andy Noya juga pernah terjebak pada kebiasaan buruk sebagai anak kecil yang nakal.

Saat memasuki usia remaja, Andy Noya dan Ibunya harus pindah lagi ke Papua. Di Papua, Andy Noya termasuk remaja yang cerdas di sekolahnya.

Ada saat dimana Andy Noya merasa menyesal seumur hidupnya yang jika mengingatnyamembuat Andy Noya selalu menangis menyesali kenakalanya saat remaja. Saat yang membuatnya menyesal seumur hidupnya yaitu saat detik-detik meninggalnya Ayah kandungnya.

Saat itu Andy Noya masih remaja yang sangat suka menonton tinju. Andy Noya sudah jauh-jauh hari ingin menyaksikan tinju yang saat itu Andy Noya sudah mendapat tiket untuk nonton di barisan terdepan dari teman ayahnya.

Namun saat mau menonton, Ayahnya melarang Andy Noya supaya jangan menontot tinju dan dimohon untuk menjaga danmenemani Ibunya yang sendirian di rumah.

Mendengar ayahnya melarang untuk nonton tinju tersebut, Andy Noya sangat marah ke Ayahnya dan tetap nekat berangkat untuk nonton. Ibunya kemudian mencoba menenangkan ayahnya supaya Andy diizinkan untuk tetap bisa nonton tinju. Tapi ayahnya tetap melarang dan berharap supaya Andy Noya jangan nonton dan harus menemani ibunya yang saat itu sendirian.

Andy noya tetap saja ngotot untuk tetap nonton tinju, selang beberapa langkah saat Andy Noya mau berangkat nonton tinju, dari belakang Ibunya memanggil-manggil Andy Noya yang mengabarkan Ayahnya tiba-tiba terjatuh dan tersungkur.

Mendengar jeritan Ibunya, Andy Noya langsung berlari pulang dan dilihatnya Ayah yang sangat ia cintai tersungkur tubuhnya ke lantai, Andy Noya saat itu langsung membantu ayahnya untuk bangun dan sempat memberikan nafas buatan, tapi sayangnya nyawa sang Ayah tak tertolong.

Anda bisa membayangkan betapa menyesalnya Andy Noya saat itu, padahal selama ini Ayahnya dikenal oleh Andy sebagai Ayah sekaligus sahabat dan teman curhat.

Ayah Andi Noya juga dikenal sebagai sosok yang walaupun hidupnya teramat sangat susah, tapi Ayahnya selalu menikmati dan bersyukur atas kondisinya. Bahkan dari wajah Ayahnya tak pernah terlihat rasa sedih apalagi menyesali atas kondisi sulit yang dia alami.

Andy Noya juga mengingat, betapa selama ini ayahnya adalah sosok yang tidak pernah mengatur dan memaksakan supaya Andy Noya ahrus mengikuti aturan Ayahnya. Andy Noya begitu diberikan kebebasan oleh Ayahnya.

Namunyang kemudian membuat menyesal Andi Noya karena di detik-detik ayahnya meninggal, Andy Noya justru harus sempat bertengkar hanya soal urusan menonton tinju. Penyesalan Andy Noya inilah yang hingga sekarang tiada mungkin pernah dia lupakan.

Selesai Ayahnya meninggal, Andy Noya memutuskan untuk merantau ke Jakarta mengikuti kakaknya. Andy Noya yang saat itu memiliki cita-cita ingin jadi wartawan bersikeras untuk bisa kuliah.

Karena ketidakmampuan biaya, kakaknya sempat keberatan. Namun karena tekad Andy Noya yang begitu tinggi, akhirnya kakaknya ikut mendukung niat Andy Noya untuk kuliah.

Dalam proses pendaftaran kuliahpun, ternyata tidaklah mudah karena saat itu Andy Noya yang lulusan STM tidak boleh menempuh masuk kuliah. Tapi Andy Noya ngotot harus bisa. Akhirnya ada seorang dosen yang melihat kegigihan dan tekad Andy Noya untuk bisa kuliah, akhirnya Andy Noya diizinkan mendaftar tapi dengan syarat harus mendapatkan izin dari dikti.

Andy Noya sangat senang dan dengan sangat semangat Andy Noya mengurus persyaratan itu semua. Ketika persyaratan sudah lengkap semua, maka salah satu dosen tersebut melobi kepada rektor untuk mengizinkan Andy Noya bisa kuliah. Dengan perjuangan yang gigih tersebut akhirnya Andy Noya mampu diterima dan kuliah di kampus tersebut.

Selama kuliah, Andy Noya menghidupi kuliahnya dengan aktif rajin mengirimkan cerpen dan tulisan yang dikirim ke berbagai media saat itu. Hingga akhirnya impian Andy Noya untuk jadi wartawan terbuka ketika saat itu dirinya membaca lowongan reporter di salah satu media ternama Tempo.

Yang menarik, saat itu Andy Noya diterima jadi reporter disana yang salah satu penilaianya adalah seorang wanita yang saat ini menjadi Istrinya.

Karena berbagai alasan dan pertimbangan, Andy Noya harus menerima resiko Drop Out. Namun walaupun Drop Out, sebagai wartawan, Andy Noya berkali-kali mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan Beasiswa di berbagai negara.

Di puncak kesuksesanya sekarang, Andy Noya merasa betapa Tuhan teramat sangat baik dengan dirinya.

Andy Noya juga teramat sangat bersyukur atas rencana Tuhan yang membuat proses demi proses hidupnya bisa menjadi seperti sekarang ini.

Walaupun jika mengingat masa kecilnya dahulu yang begitu susah, saat itu Andy Noya merasa sedih dan begitu menderita dan menilai jika Tuhan kurang adil. Namun saat ini Andy Noya justru berulang kali berucap syukur proses hidupnya dilalui dengan begitu sulit saat itu hingga dirinya bisa meraih kesuksesan seperti yang sekarang ini.

Karena dengan kisah masa lalu buruk dan sangat sulit saat kecil itulah ketika Andy Noya sudah meraih kesuksesanya, dia tidak ingin lupa dengan masa lalu buruknya sehingga membuat dirinya ingin selalu peduli dan membantu mereka-mereka yang hidupnya serba kesulitan.

Melalui program Kick Andy dan Kick Andy Foundation, Andy Noya bersama istrinya juga mendirikan yayasan sendiri yang semuanya dicurahkan untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Dari kisah Andy Noya diatas, secara pribadi saya mendapatkan inspirasi dan motivasi yang sangat banyak dan tak ternilai banyaknya. Mulai dari bagaimana kita harus tetap semangat menghadapi berbagai kesulitan, hingga bagaimana kita supaya menjadi pribadi yang harus lebih peduli terhadap sesama, dan masih banyak hal inspirasi dan motivasi positif lainya.

Kisah perjalanan panjang Andy Noya untuk bisa seperti sekarang ini juga MENEGASKAN bahwa hampir semua dibalik kisah KESUKSESAN seseorang, didalamnya PASTI ada PROSES, Kerja Keras, Perjuangan, yang didalamnya berisi PENDERITAAN yang semuanya dihadapi dengan kesabaran dan keikhlasan serta terus berjuang hingga akhirnya meraih kesuksesan.

Jadi, untuk anda yang saat ini mungkin masih merasa dalam sebuah kondisi yang susah dan menderita apalagi merasa teraniaya, tetaplah bersabar dan hadapilah semua masalah demi masalah yang datang dengan kesabaran dan keikhlasan.

Tidak kalah jauh yang lebih penting lagi adalah, jangan pernah menjadikan masalah yang kita alami membuat hidup kita jadi lemah dan cengeng. Karena hampir semua orang sukses pernah mengalaminya. Yang membedakan antara yang satu dengan yang lainya yaitu bagaimana reaksi kita ketika mendapatkan masalah dan kesulitan. Jika kita bersabar dan terus bekerja keras berjuang melaluinya, maka gerbang kesuksesan telah menunggu anda. Sebaliknya, jika masalah dan kesulitan membuat kita sedih dan menjadi seorang pemalas, maka kehancuran masa depan kita sudah di depan mata. Silahkan MEMILIH!

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet.

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Kisah Sukses Perjuangan John Hanke, Pencetus Game Pokemon Go

Kisah Sukses Perjuangan John Hanke, Pencetus Game Pokemon Go. SilahkanSHARE.com | Kehadiran game Pokemon Go …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *