Thursday , 30 March 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Inspirasi & motivasi ::: Inspirasi: Kisah Pemerah Sapi yang Sukses Menjadi Miliarder Dunia

Inspirasi: Kisah Pemerah Sapi yang Sukses Menjadi Miliarder Dunia

Inspirasi: Kisah Pemerah Sapi yang Sukses Menjadi Miliarder Dunia.

SilahkanSHARE.com | Untuk meraih sebuah kesuksesan memanglah tidak mudah, bahkan ada kalimat yang mengatakan “Tidak ada sukses yang tak pernah gagal“.

Kesuksesan memang menjadi impian bagi setiap manusia, namun untuk meraih kesuksesan itu juga harus disertai dengan usaha dan kerja keras.

Rasa frustasi dan penat ternyata tak selalu berdampak buruk dan dapat berbuah manis. Kiranya hal itulah yang terjadi pada seorang pemerah sapi miskin di distrik Nyagatare, Rwanda yang kini telah berubah menjadi seorang miliarder melalui bisnis penjualan beras.

Sejak kecil, Peter Muyongo selalu hidup serba kekurangan dan harus bergelut dengan kemiskinan. Dia lahir dari keluarga miskin yang pendapatannya hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Melansir laman blastingnews, Minggu (1/5/2016), dia bahkan tak bisa mengenyam pendidikan terlalu lama karena alasan biaya. Muyongo kecil harus putus sekolah dan membantu memikul beban finansial keluarga dengan menjadi pemerah sapi milik sang ayah.

Hanya ada beberapa sapi dengan kualitas rendahan yang harus diurus Muyongo setiap harinya. Meski memiliki latar belakang penddikan rendah, Muyongo sejak kecil selalu bertekad untuk meraih kehidupan yang lebih baik.

Itulah mengapa dirinya sering mencoba berbagai usaha lain di luar peternakan dan senantiasa gagal.

“Kegagalan itu hanya sampai saya memutuskan memulai bisnis pengembangan padi karena saya melihat bagaimana bisnis tersebut meningkatkan status hidup masyarakat sekitar,” tutur dia.

Pertama, Muyongo menjadi pedagang beras kecil di desanya dan tak berhasil. Saat situasi kian tak berkembang, dia mengabaikan semua orang yang menghinanya dan mulai menanam padi sendiri.

Untuk memulai usaha pengembangan padi itu, dia terpaksa harus menjual beberapa sapinya. Sangat berisiko memang, tapi tatap dilakukannya. Kali ini usahanya cukup berhasil karena ia mampu mengembangkan padi dengan kualitas sangat baik.

“Penanaman padi menjadi sangat komersial karena meningkatnya permintaan dan konsumsi beras di negara saya,” katanya.

Muyongo mengisahkan, dirinya memulai bisnis tersebut hanya dengan dua hektare lahan dan berlangsung selama enam tahun. Di lahan yang sama, tak hanya padi, dia juga mencoba menanam tumbuhan lain seperti kacang tanah dan kacang panjang.

Usahanya tak berhenti sampai di situ, Muyongo juga rajin mengikuti pelatihan serta beberapa proyek pengembangan padi demi bisnisnya. Dari lahannya, kini Muyongo mampu memanen lebih dari 15 ton setiap kali musim panen datang.

Berkat kerja keras  dan keyakinannya untuk sukses, Muyongo saat ini telah memiliki 10 pegawai. Tak hanya itu, dirinya juga memiliki rumah mewah untuk tempatnya tinggal bersama keluarga yang dulu sangat miskin.

Dia juga kini tengah dalam proses meloloskan ekspor berasnya ke negara lain. Selain itu, kini dirinya telah memiliki lebih dari 10 hektare lahan yang siap menjadi sarana mendulang lebih banyak uang di masa depan.

Sumber: Liputan6.com

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet.

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

10 Kalimat Bijak Confucius yang Menguatkan Kita Saat Merasa Sedih dan Lemah

10 Kalimat Bijak Confucius yang Menguatkan Kita Saat Merasa Sedih dan Lemah. SilahkanSHARE.com | Ada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *