Friday , 21 April 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Sains ::: Ini Bukti Bahwa Bumi dan Bulan Sebelumnya Menyatu?
Ini Bukti Sahih Bumi dan Bulan Sebelumnya Menyatu?

Ini Bukti Bahwa Bumi dan Bulan Sebelumnya Menyatu?

Ini Bukti Bahwa Bumi dan Bulan Sebelumnya Menyatu?

SilahkanSHARE.com | Para ilmuwan mengklaim, mereka akhirnya menemukan bukti yang menunjukkan bahwa Bulan terbentuk saat terjadi tubrukan pada miliaran tahun lalu.

Ketika Bumi diperkirakan terbentuk pada 4,5 miliar tahun lalu, ilmuwan meyakini bahwa Bulan terbentuk beberapa tahun setelahnya, yakni setelah sebuah obyek berukuran serupa Mars menabrak Bumi yang kala itu masih muda.

Saat ini para ilmuwan mengatakan, lapisan besi dan material lain di dalam Bumi merupakan bukti bahwa Bulan terbentuk dari sisa-sisa tabrakan.

Hipotesis dari tabrakan besar itu menyebut, protoplanet-planet seukuran Bulan bernama Theia menabrak Bumi pada miliaran tahun lalu.

Menurut hipotesis, tabrakan tersebut menghasilkan sejumlah puing-puing yang dikeluarkan dari inti, dan Theia bergabung dan menjadi bagian dari Bumi. Sementara itu, bulan terbentuk dari puing-puing sisa tabrakan.

Simulasi di laboratorium mengungkap, setelah terjadinya tabrakan besar, campuran antara obyek dan inti Bumi akan meninggalkan jejak dalam bentuk lapisan bertingkat, seperti terlihat di dekat inti Bumi saat ini.

“Kami mengatakan bahwa lapisan bertingkat adalah bukti nyata,” ujar peneliti Bumi dan Ilmu Planet di Johns Hopkins, Profesor Peter Olson, seperti dikutip Liputan6.com  dari Daily Mail, Rabu (28/9/2016).

Untuk membuktikan hipotesis tersebut, kelompok peneliti itu melakukan simulasi campuran dengan cairan, untuk menciptakan pencampuran bergolak yang berada di Bumi pada zaman dulu.

Struktur lapisan Bumi (Victoria Museum)
Struktur lapisan Bumi (Victoria Museum)

 

Para peneliti menggunakan lapisan cairan yang tak dapat dicampur, yakni minyak dan air, untuk merepresentasikan mantel dan inti Bumi. Mereka menjatuhkan garam atau etanol ke dalam tangki lebih dari 60 kali, untuk mensimulasikan tabrakan dan memantau pencampuran berikutnya yang terjadi.

Dari percobaan itu diketahui, semakin besar kepadatan dan volume cairan yang di jatuhkan ke dalam tangki, maka percampuran akan terjadi lebih lebih banyak. Ketika dibandingkan dengan peristiwa tabrakan awal, jika terdapat sebuah obyek yang cukup besar akan menabrak Bumi, maka seluruh inti akan menjadi material campuran.

Sedangkan, jika obyek setara dengan ukuran Mars atau lebih kecil menabrak Bumi layaknya Theia, maka pencampuran akan menghasilkan lapisan yang seperti ada di bagian dalam Bumi saat ini.

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet.

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Ini Alasan Ilmiah Mengapa Ada Orang Pemalas

Ini Alasan Ilmiah Mengapa Ada Orang Pemalas. SilahkanSHARE.com | Mungkin, Anda malas membaca lebih lanjut, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *