Sunday , 20 August 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Sains ::: Ilmuwan Temukan Ubur-ubur yang Tak Dapat Mati

Ilmuwan Temukan Ubur-ubur yang Tak Dapat Mati

SilahkanSHARE.com | Mahluk hidup di Dunia ini pasti akan mengalami kematian, tapi baru-baru ini Seorang ilmuwan menemukan makhluk hidup yang dapat menumbuhkan anggota tubuh baru, mengatur ulang seluruh struktur badannya, bahkan dapat membuat klon dari diri mereka sendiri.

Hal tersebut ditemukan oleh Jinru He, seorang mahasiswa pascasarjana yang mengambil bidang biologi laut di Xiamen University, Tiongkok.

Penemuan tersebut berawal dari beberapa tahun lalu, ketika ia memutuskan untuk mengambil bayi ubur-ubur bulan dari laut dan membesarkannya hingga dewasa.

Ketika hewan tersebut mati, Jinru meletakkannya di dalam akuarium baru. Tiga bulan kemudian, sebuah polip muncul dari spesies tersebut.

Memang, sebagian besar ubur-ubur memulai hidup sebagai polip di dasar laut. Namun, pembentukan polip yang diamati oleh Jinru belum pernah ditemukan sebelumnya.

National Geographic mengatakan bahwa apa yang diamati oleh Jinru mirip dengan sepotong sayap kupu-kupu yang tumbuh menjadi ulat. Hal tersebut dikutip dari Daily Mail,  [15/3/16].

Polip tersebut kemudian berubah menjadi medusa fase ubur-ubur dewasa. Namun bukannya mati, ubur-ubur dewasa tersebut berubah menjadi polip.

“Penelitian tersebut menggambarkan potensi yang belum pernah terjadi sebelumnya dari siklus terbalik ubur-ubur, yang menunjukkan bahwa fase polip dapat dicapai langsung pada saat remaja maupun medusa yang telah matang secara seksual,” tulisnya dalam sebuah jurnal.

015592800_1458024663-medusa

Ia juga menyadari bahwa di beberapa medusa, polip tumbuh di luar mulut mereka. Polip muda tersebut kemudian tumbuh menjadi klon dari ubur-ubur.

Para ilmuwan meyakini, dengan memahami bagaimana ubur-ubur dapat mencapai hal tersebut, membuka kesempatan untuk memahami bagaimana cara untuk hidup lebih lama.

Tahun lalu, peneliti dari Caltech menemukan bahwa ketika ubur-ubur bulan mulai kehilangan anggota tubuhnya, mereka dapat mengatur tubuhnya kembali untuk tetap simetris.

“Ubur-ubur bergerak dengan ‘mendayung’ lengannya. Hal tersebut memungkinkannya menggerakkan air dan makanan ke dalam mulutnya,” ujar peneliti dari Caltech.

“Saat mereka berenang, lapisan batas nan kental di antara lengan mereka menciptakan permukaan yang dapat mendayung terus-menerus.”

“Anda dapat membayangkan bagaimana permukaan yang dapat mendayung tersebut akan terganggu jika terdapat jarak di antara lengannya,” tambahnya.

Sumber : Liputan6.com

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Jangan heran jika masyarakatnya sangat mudah diprovokasi, saling cela di sosial media, sibuk mencari dan menghina kekurangan orang lain dan tidak mau koreksi kekurangan dirinya. Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Mengenal Gurun Pasir yang Bisa ‘Bernyanyi’ di Kazakhstan

Mengenal Gurun Pasir yang Bisa ‘Bernyanyi’ di Kazakhstan. SilahkanSHARE.com | Bagi kalian yang liburan ke …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *