Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Kesehatan ::: Ilmuwan Jepang Sukses Ciptakan Kulit Tiruan yang Bisa Berkeringat

Ilmuwan Jepang Sukses Ciptakan Kulit Tiruan yang Bisa Berkeringat

Ilmuwan Jepang Sukses Ciptakan Kulit Tiruan yang Bisa Berkeringat.

SilahkanSHARE.com | Semakin canggihnya teknologi di Dunia ini, sehingga bisa membuat orang-orang terpukau akan kecanggihannya dari teknologi tersebut.

Bahkan hal yang mustahil didalam pemikiran manusia, bisa terwujud berkat adanya teknologi modern ini, salah satunya adalah ciptaan kulit manusia tiruan yang bisa mengeluarkan keringat.

Kulit buatan untuk dicangkokkan pada pasien luka bakar memang bukan barang baru. Namun kini, teknologi membuatnya semakin mirip kulit asli yang bisa berkeringat dan bahkan menumbuhkan rambut.

Dikutip dari Detikhealth.com [04/16], Para ilmuwan dari RIKEN Center for Developmental Biology baru-baru ini sukses menciptakan jaringan kulit buatan yang kompleks. Jaringan tersebut memiliki kantong rambut dan kelenjar-kelenjar, termasuk kelenjar keringat.

Temuan tersebut telah ditanamkan pada tikus hidup dan berbagai fitur kompleks tersebut dilaporkan berfungsi dengan baik. Tikus tersebut bisa mengeluarkan keringat dan menumbuhkan rambut pada jaringan kulit buatan.

Jaringan kulit buatan sudah pernah diciptakan sebelumnya, dan telah dicangkokkan pada pasien. Namun saat itu, kulit buatan yang tercipta masih lebih sederhana. Tidak ada kantong rambut atau folikel, dan belum bisa mengeluarkan keringat maupun minyak (sebum).

Proyek ini dimulai dengan pengambilan sel dari gusi seekor tikus. Dengan menggunakan senyawa kimia tertentu, para ilmuwan mengubah sel tersebut menjadi semacam stem cell. Dari situ, terciptalah tiga lapis kulit buatan yang cukup kompleks hingga menyerupai kulit asli.

Selanjutnya, para ilmuwan mencangkokkannya pada tikus hidup. Sistem imun tikus tidak menolaknya, dan bahkan tidak butuh waktu lama untuk terhubung dengan saraf serta jaringan otot di sekitarnya. Dalam 14 hari, para ilmuwan mendapati rambut tumbuh dari kulit buatan tersebut.

“Hasil penelitian kami menunjukkan bukti tentang konsep terapi regenerasi dari sistem organ kulit yang terintegrasi dan berfungsi penuh yang akan punya potensi untuk diterapkan pada penanganan klinis di masa mendatang,” kata salah seorang ilmuwan, Takashi Tsuji seperti dilansir dari Livescience, [4/4/16].

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Terlalu banyak informasi NEGATIF beredar di internet, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, serta kebaikan untuk pembacanya. Saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya! Anda setuju dengan KAMI, Silahkan bantu LIKE dan SHARE!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Nasi Putih Lebih Berisiko Sebabkan Diabetes Ketimbang Minuman Manis?

Nasi Putih Lebih Berisiko Sebabkan Diabetes Ketimbang Minuman Manis? SilahkanSHARE.com | Otoritas kesehatan di Singapura …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *