Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Headline ::: Hasil Penelitian: Tanpa Kita Sadari, Jenis Minuman Ini Bisa Sebabkan Kematian Terbesar di Dunia

Hasil Penelitian: Tanpa Kita Sadari, Jenis Minuman Ini Bisa Sebabkan Kematian Terbesar di Dunia

Hasil Penelitian: Tanpa Kita Sadari, Jenis Minuman Ini Bisa Sebabkan Kematian Terbesar di Dunia daripada Jenis Minuman Lainya.

SilahkanSHARE.com | Tahukah anda bahwa ternyata minuman yang bisa menyebabkan kematian bukan hanya miras oplosan saja.

Berdasarkan hasil dari penelitian yang dipublikasikan melalui Jurnal Circulation disebutkan bahwa soda dan minuman dengan pemanis buatan disebut sebagai minuman yang menyumbang angka kematian manusia sekitar 184.000 kasus di setiap tahunya.

Hasil laporan penelitian tersebut menyoroti berbagai penyakit yang muncul akibat dari melakukan konsumsi minuman-minuman tersebut.

Diantara penyakit-penyakit tersebut diantaranya seperti penyakit diabetes, penyakit jantung, dan penyakit kanker.

Para peneliti tersebut juga memperkirakan ada sekitar 133.000 orang yang telah meninggal karena penyakit diabetes yang diakibatkan karena melakukan konsumsi minuman manis yang berlebihan.

Sementara pada hasil yang lainya, sekitar 45 ribu orang yang meninggal di seluruh dunia ternyata disebabkan oleh penyakit kardiovaskular atau gagal jantung. Sedangkan data lain juga menyebutkan bahwa sekitar 6.450 orang lainnya dinyatakan meninggal karena penyakit kanker yang berkaitan dengan dua minuman tersebut.

“Banyak negara di dunia memiliki sejumlah besar kematian yang diakibatkan faktor makanan atau minuman manis tunggal, Ini harus menjadi prioritas global untuk secara substansial mengurangi atau menghilangkan minuman berpemanis dalam diet,” kata penulis studi, Dariush Mozafarrian dari Tufts University di Boston sebagaimana saya kutip dari metrotvNews.com [2/7/15].

Dari berbagai negara di dunia, ternyata negara Meksiko merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah angka kematian tertinggi yang diakibatkan oleh minuman manis, yaitu dengan tingkat sekitar 450 kematian per juta orang dewasa. Data ini kemudian diikuti oleh Negara Amerika yaitu dengan jumlah kematian mencapai 125 kematian per juta orang dewasa.

Para peneliti tersebut juga mengatakan jika jumlah umum gula yang tersedia di negara berkorelasi dengan frekuensi kematian akibat diabetes, penyakit jantung dan kanker.

Laporan penelitian ini juga menemukan 76 persen kematian yang berhubungan dengan soda dan konsumsi minuman manis yang terjadi di negara-negara yang memiliki penghasilan menengah. Laporan Penelitian ini menganalisis 62 survei diet gula yang dilakukan antara tahun 1980 dan 2010 di 52 negara.

Bagaimana setelah membaca hasil dan data penelitian diatas? Apakah masih ingin tetap minum minuman bersoda dan minuman yang terlalu banyak mengandung gula? Silahkan semuanya dikembalikan kepada diri anda, toh itu kesehatan juga untuk diri kita masing-masing. Kalau saya sendiri sih dari dahulu memang sudah terlalu suka banget dengan minuman air mineral biasa, jadi tidak terlalu memikirkan hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh Jurnal Circulation.

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Terlalu banyak informasi NEGATIF beredar di internet, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, serta kebaikan untuk pembacanya. Saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya! Anda setuju dengan KAMI, Silahkan bantu LIKE dan SHARE!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Nasi Putih Lebih Berisiko Sebabkan Diabetes Ketimbang Minuman Manis?

Nasi Putih Lebih Berisiko Sebabkan Diabetes Ketimbang Minuman Manis? SilahkanSHARE.com | Otoritas kesehatan di Singapura …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *