Tuesday , 20 June 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Ekonomi ::: Dr. Yogi Ahmad Erlangga, Pecahkan Rumus Tersulit di Dunia, Ilmuwan Indonesia ini Disanjung Dunia!
Inilah Dr Yogi Ahmad Erlangga, Ilmuwan Dunia yang berasal dari Indonesia. |gambar: itb.ac.id

Dr. Yogi Ahmad Erlangga, Pecahkan Rumus Tersulit di Dunia, Ilmuwan Indonesia ini Disanjung Dunia!

Dr. Yogi Ahmad Erlangga, Pecahkan Rumus Tersulit di Dunia, Ilmuwan Indonesia ini Disanjung Dunia!

SilahkanSHARE.com | Satu lagi kisah ilmuwan Dunia yang berasal dari Indonesia yang berhasil membuat dunia mengenal dan mengaguminya. Dialah Dr. Yogi Ahmad Erlangga!

Berdasarkan hasil temuannya ini membuat banyak perusahaan minyak dunia sangat senang dan meminta bantuannya.

Pasalnya, dengan rumus itu mereka dapat 100 kali lebih cepat dalam menemukan sumber minyak di perut bumi melalui gelombang elektromagnetik yang dipantulkan dari perut bumi dengan akurasi yang sangat tinggi.

Indonesia sudah sepatutnya bangga karena memiliki sumber daya manusia yang mumpuni dibidang sains dan teknologi, yang tak kalah dengan negara lain, khususnya negeri barat.

Salah satu SDM unggul yang dimiliki bangsa ini adalah Dr. Yogi Ahmad Erlangga. Pria kelahiran Tasikmalaya 8 Oktober 1974 ini berhasil memecahkan rumus matematika Persamaan Helmholtz yang membelenggu para pakar ilmu pengetahuan dan teknologi yang selama 30 tahun tak seorang pun mampu memecahkannya.

Atas keberhasilannya ini, ia sekarang menjadi buruan para konglomerat dunia bisnis perminyakan dan universitas-universitas kelas dunia pun tak ketinggalan mengincarnya supaya bisa hadir di kampus mereka untuk menggelar kuliah umum.

”Banyak pakar yang menghindari penelitian untuk memecahkan rumus Helmholtz ini karena memang sangat sulit dan rumit,” kata sarjana yang cum laude S1 dan S2 di ITB ini seperti dilansir Teropong Senayan dan Islamedia.id, Sabtu (14/11/2015)

Ketika ia melanjutkan S3-nya di Belanda, dosen penerbangan dari ITB ini, tertantang oleh perusahaan minyak Shell yang minta bantuan DUT (Delft University of Technology) untuk memecahkan rumus Helmholtz.

Setelah mengadakan riset dengan menghabiskan dana sekitar 6 milyar yang dibiayai Shell, berkat kejeniusannya akhirnya rumus itu mampu dipecahkannya, yang kemudian mencengangkan dunia iptek, dan mendapat ucapan selamat dari universitas di Eropa, Israel dan USA.

Berdasarkan hasil temuannya ini membuat banyak perusahaan minyak dunia sangat senang dan meminta bantuannya.

Pasalnya, dengan rumus itu mereka dapat 100 kali lebih cepat dalam menemukan sumber minyak di perut bumi melalui gelombang elektromagnetik yang dipantulkan dari perut bumi dengan akurasi yang sangat tinggi.

Andai saja Yogi mau mematenkan hasil temuannya, mungkin ia akan mendapat uang yang sangat besar.

Tapi ilmuan muda bernama lengkap Yogi Ahmad Erlangga menolaknya termasuk menamakan termuannya itu dengan Erlangga Equation.

Mematenkan temuan ini justru akan menghambat perkembangan ilmu pengetahun selanjutnya. Tesis S3 yang disusun di Jurusan Matematika kampus yang sama di Delft, terpilih sebagai tesis terbaik di Belanda oleh MNC.

“Saya ingin temuan ini dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena itu hak manusia. Hak ini bisa dijamin jika ilmu dimiliki publik dan bersifat open source ” kata Yogi.

Industri yang bisa mengaplikasikan rumus ini antara lain industri radar, penerbangan, kapal selam, penyimpanan data dalam blue ray disc (keping DVD super yang bisa memuat puluhan gigabyte data), dan aplikasi pada laser, serta ilmu lainnya yang berkaitan dengan gelombang elektromagnetik.

Buku mengenai persamaan Helmholtz yang dibuatnya saat masih di Belanda pun, laris manis dalam waktu singkat. ”Tinggal satu (buku) dan saya tak punya fotokopinya lagi,”

Khusus untuk ITB, sambung pria yang dalam kesehariannya terkenal sangat tekun beribadah dan selalu shalat lima waktu berjamaah ini, ia ingin ITB bisa lebih besar lagi.

Minimal, ITB menjadi perguruan tinggi terbesar dan berpengaruh di Asia. Karena, kalau hanya terbesar di Indonesia saja, sejak dulu juga sudah begitu serta ingin melihat bangsa Indonesia maju dihormati bangsa lain.

”Saya pun masih memiliki obsesi pribadi. Keinginan saya adalah ingin melakukan penelitian tentang pesawat terbang yang menjadi spesialisasinya Aeronotika dan Astronotika, perminyakan, dan biomekanik,” kata pemenang penghargaan VNO-NCW Scholarship dari Dutch Chamber of Commerce ini.

Dr. Yogi Ahmad Erlangga, yang sekarang menjadi Dosen di Alfaisal University, Riyadh, Arab Saudi ini mendapat julukan Habibie Muda karena penemuannya yang spektakuler di bidang matematika.

Kehadiran Dr. Yogi Ahmad Erlangga yang bersedia berkarya di Alfaisal University, Riyadh, Arab Saudi juga merupakan kebanggaan tersendiri bagi Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi.

Dulu, BJ Habibie menemukan rumus yang mampu mempersingkat prediksi perambatan retak hingga mendapat julukan Mr. Crack. Banyak industri penerbangan di berbagai negara memakai rumus penemuan Habibie tersebut, termasuk NASA di Amerika.

Kini, Dr. Yogi Ahmad Erlangga meneruskan kehebatan Habibie dengan menemukan dan memecahkan rumus persamaan Helmholtz.

Semoga kisah Dr. Yogi Ahmad Erlangga mampu membangkitkan semangat para ilmuwan Indonesia untuk semakin meraih banyak prestasi hingga di tingkat dunia.

Buat pemerintah diharapkan juga menjadi pemicu untuk lebih serius memperhatikan nasib ilmuwan-ilmuwan dan para peneliti sehingga tidak terlambat dan akan lebih kedahuluan para ilmuwan kita bekerja untuk negara lain akrena di negerinya sendiri para ilmuwan masih banyak kurang dihargai oleh bangsanya sendiri!.

SilahkanSHARE!

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Jangan heran jika masyarakatnya sangat mudah diprovokasi, saling cela di sosial media, sibuk mencari dan menghina kekurangan orang lain dan tidak mau koreksi kekurangan dirinya.Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Memilukan dan Mengharukan! Kendar, Bocah SD Rawat Ayahnya yang Lumpuh Seorang Diri

Memilukan dan Mengharukan! Kendar, Bocah SD Rawat Ayahnya yang Lumpuh Seorang Diri! SilahkanSHARE! | Kendar …

4 comments

  1. Ya.. kita salut !! ternyata SDM Indonesia hebat bahkan mata dunia pun tertujua bagi Pak Yogi. Lalu bagaimana respon pemerintah ?

  2. Saya berusaha percaya pada tulisan-tulisan yang ditampilkan oleh silakanshare.com.
    Semoga bisa benar-benar memberi inspirasi bagi banyak orang.
    terima kasih.

  3. Indonesia memang memiliki segudang manusia yang berilmu tinggi. Hanya saja pemerintahnya tidak memanfaatkan mereka secara maksimal. Makanya lebih baik mereka menyalurkan kemampuannya diluar negeri agar dapat lebih bermanfaat.

    • Ada lelucon yg pernah disampaikan oleh Jim Geovedi [Hacker Terbaik Dunia asal Indonesia].
      Dia pernah sebarin karikatur yg intinya menggambarkan Ilmuwan Indonesia yg saat mengajukan proposal ke negara selalu direndahkan dhihina kalau penelitian dan ilmunya dianggap tidak berguna. Akhirnya sang ilmuwan mengajukan proposal ke luar negeri dan diterima. Tidak hanya diterima tapi justru karyanya diakui dunia bahkan dipatenkan oleh negara2 di luar negeri. Begitu dipublikasikan media, barulah orang Indonesia berseru, Itulah anak bangsa Indonesia”

      Dari situ bisa ditarik kesimpulan jika bangsa ini tidak mnghargai ilmuwan yg ingin berproses menciptakan karya tapi kalau sudah dihargai oleh negara lain, baru deh kita teriak2 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *