Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Teknologi Informasi ::: Cuma Bahas Permen, Bocah Kakak Beradik Ini Kantongi Rp 160 Miliar, dari YouTube

Cuma Bahas Permen, Bocah Kakak Beradik Ini Kantongi Rp 160 Miliar, dari YouTube

Cuma Bahas Permen, Bocah Kakak Beradik Ini Kantongi Rp 160 Miliar, dari YouTube.

SilahkanSHARE.com | YouTube yang sekarang sudah dikenal disemua belahan Dunia, memang banyak peminatnya mulai dari anak-anak hingga kalangan dewasa. Mungkin bagi kalian yang sudah mengenal kata youtuber atau orang yang berkicimpung di dunia #YouTube.

Kebanyakan #youtuber memang didominasi oleh kalang anak remaja ke atas, namun YouTube kini bisa menjadi ladang pekerjaan bagi semua orang.

Anak-anak pun bisa berkreasi dengan menciptakan konten video menarik bagi pengikutnya. Buktinya, kakak beradik yang satu ini sukses besar berkat jejaring sosial berbagi video tersebut.

Kakak beradik yang bernama Jillian (10 tahun) dan Addie (8 tahun) memang masih anak-anak. Tetapi, jumlah pengikutnya bisa membuat kamu geleng-geleng kepala.

Akun Jillian dan Addie yang bernama babyteeth4 sudah diikuti lebih dari satu juta suscribers. Jumlah tontonan semua videonya pun mencapai angka 1 miliar views.

Pencapaian ini menjadikan Jillian dan Addie sebagai seleb YouTube paling sukses di bawah usia 12 tahun. Lantas, apa sih yang dilakukan keduanya ketika membuat video?

Jillian dan Addie sudah memiliki akun YouTube yang dibuat ayahnya sejak tahun 2008 silam. Barulah pada 2014, mereka mulai membuat video membahas camilan manis, mulai dari permen, coklat, biskuit dan masih banyak lagi. Kadang, mereka juga membicarakan mainan dan benda-benda unik.

“Kami ingin melakukannya dengan mudah. Video yang kami rekam juga memiliki durasi cepat. Ibu kami bilang, kami bisa bicarakan apa saja, seperti permen. Baru deh dari situ ayah kami bilang ‘sebaiknya kalian ngomongin yang manis-manis saja seperti permen’,” kata Jillian.

Dari situlah channel YouTube mereka mulai menarik banyak followers. Penampilan keduanya yang begitu menggemaskan dan lucu ketika membahas permen, menjadi salah satu hal yang paling banyak dicari penonton. Seiring waktu berjalan, Jillian dan Addie pun masuk ke daftar YouTubers dengan pemasukan yang menggiurkan.

Meski ayah Jillian dan Addie tidak mengungkap berapa banyak pemasukan yang diterima,melansir liputa6.com & TechInsider, Selasa [28/6/2016], mengungkap bahwa pendapatan mereka bisa mencapai angka US$ 12 juta (setara dengan Rp 160 miliar) dalam waktu setahun.

“Beberapa vendor besar juga mengirim anak kami produk, seperti mainan hingga camilan dengan rasa unik,” kata sang ayah.

Meski masih sangat muda, Addie mengatakan bahwa ia ingin kemampuan mengulas camilan yang ia miliki bisa diasah di masa mendatang.

“Aku ingin menjadi foodtester,” ucapnya. Sementara, kakaknya Jillian, ingin bercita-cita menjadi guru dan salesperson. “Kami belajar banyak bagaimana menjadi seorang pembuat video. Gampang-gampang susah. Dengan begitu jika sudah besar nanti, kami bisa mengasah kemampuan lebih baik dari yang sekarang,” tambah Jillian.

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Terlalu banyak informasi NEGATIF beredar di internet, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, serta kebaikan untuk pembacanya. Saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya! Anda setuju dengan KAMI, Silahkan bantu LIKE dan SHARE!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Inilah Tujuh Teknologi Canggih Google yang Bakal Merubah Dunia

Inilah Tujuh Teknologi Canggih Google yang Bakal Merubah Dunia. SilahkanSHARE.com | Raksasa teknologi Alphabet atau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *