Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Kesehatan ::: Bisa Tarantula Akan Dijadikan Obat Pereda Nyeri Generasi Baru

Bisa Tarantula Akan Dijadikan Obat Pereda Nyeri Generasi Baru

Bisa Tarantula Akan Dijadikan Obat Pereda Nyeri Generasi Baru.

SilahkanSHARE.com | Gigitan laba-laba bisa berdampak macam-macam. Kadang hanya gatal dan nyeri selama beberapa hari, kadang juga fatal atau mengakibatkan kematian. Namun di balik itu, racun laba-laba, terutama tarantula juga dapat dimanfaatkan sebagai obat mujarab.

Baru-baru ini, sekelompok peneliti dari Institute for Molecular Bioscience, University of Queensland, Australia mengklaim berhasil menemukan cikal bakal obat pereda nyeri yang sangat efektif dari bisa tarantula.

Tarantula yang dipakai merupakan jenis Peruvian Green Velvet Tarantula yang banyak ditemukan di Amerika Selatan, dengan nama latin Thrixopelma pruriens.

Cikal bakal tersebut berasal dari peptide atau semacam protein yang terkandung di dalam bisa tarantula, yang kemudian mereka sebut dengan ProTx-II. Kelebihannya adalah, peptide ini dapat menghambat gerak-gerik reseptor rasa sakit dalam otak, atau yang biasa disebut dengan Nav 1.7.

“Hal ini menjadikan (peptide, red) sebagai ‘kandidat ideal untuk obat pereda nyeri masa depan,” jelas peneliti senior, Sonia Troeira Henriques saat mempresentasikan temuan timnya dalam Biophysical Society’s 60th Annual Meeting yang digelar di Los Angeles beberapa waktu lalu.

Dengan menggunakan teknologi 3D-imaging, Henriques kemudian memperlihatkan struktur ProTx-II dan bagaimana protein itu masuk ke dalam jaringan saraf agar dapat menghentikan sinyal rasa sakit yang dipancarkan otak, dengan cara mengikatkan dirinya pada membran sel otak.

“Membran-membran sel saraf menarik peptide agar mendekat ke sel saraf, menambah konsentrasinya, terutama di dekat reseptor rasa sakit, lalu mengunci peptide di posisi yang benar untuk memaksimalkan interaksinya dengan target. Artinya memaksimalkan fungsi untuk mencegah,” urai Henriques seperti dikutip dari berbagai sumber, [02/03/16].

Bahkan Henriques mengatakan bisa tarantula itu akan jadi obat pereda nyeri generasi baru, yang tidak memicu ketergantungan namun lebih kuat dari morfin sekalipun.

Bila berhasil dikembangkan, ia meyakini bahwa obat pereda nyeri ini akan membantu mengurangi rasa sakit yang diderita para pasien yang mengalami kegagalan operasi, pengidap AIDS ataupun mereka yang terkena kanker tulang.

Sumber: detikHealth

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Terlalu banyak informasi NEGATIF beredar di internet, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, serta kebaikan untuk pembacanya. Saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya! Anda setuju dengan KAMI, Silahkan bantu LIKE dan SHARE!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Nasi Putih Lebih Berisiko Sebabkan Diabetes Ketimbang Minuman Manis?

Nasi Putih Lebih Berisiko Sebabkan Diabetes Ketimbang Minuman Manis? SilahkanSHARE.com | Otoritas kesehatan di Singapura …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *