Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Ekonomi ::: Barang Jualan Toko Online Wajib Bersertifikat SNI, Menguntungkan atau Merugikan?

Barang Jualan Toko Online Wajib Bersertifikat SNI, Menguntungkan atau Merugikan?

Barang Jualan Toko Online Wajib Bersertifikat SNI, Menguntungkan atau Merugikan?

SilahkanSHARE.com | Membludaknya toko online, sepertinya membuat pemerintah ingin ikut terlibat dan mengatur serta mengawasi penjualan barang dan jasa online.

Salah satu keterlibatan pemerintah terkait dengan banyaknya produk-produk yang dijual melalui toko online yaitu dengan rencana dibuatnya sertifikat SNI untuk produk yang dijual melalui toko online.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, diberitakan jika Kementerian Perdagangan (Kemendag) mewajibkan seluruh produk atau barang yang diperdagangkan melalui toko online (e-Commerce) harus memenuhi standar nasional Indonesia (SNI). Instansi yang dipimpin Menteri Thomas Trikasih Lembong tersebut mengaku akan memperketat pengawasan bisnis e-Commerce, sehingga dipastikan seluruh produk yang dijual telah memenuhi ketentuan tersebut.

Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kemendag Widodo mengungkapkan pengawasan tersebut akan dilakukan sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 72/M-Dag/Per/9/2015 tentang Perubahan Ketiga atas Permendag Nomor 14/M-Dag/Per/3/2007 tentang Standarisasi Jasa Bidang Perdagangan dan Pengawasan SNI Wajib Terhadap Barang dan Jasa yang Diperdagangkan.

Dicontohkan Widodo, Permendag 72 Tahun 2015 mengatur barang impor yang diberlakukan SNI Wajib tidak bisa memasuki wilayah pabean jika tidak memiliki Nomor Pendaftaran Barang (NPB). Dengan demikian, importir produk e-Commerce juga harus mematuhi hal itu.

“Apabila barang (e-Commerce) yang diimpornya diberlakukan wajib SNI, tentu akan dicegat di kepabeanan apabila tidak memiliki NPB,” ujar Widodo saat ditemui di kantornya, Senin (2/11).

Selain itu, produk-produk yang dijual secara online juga harus mematuhi Permendag Nomor 73/M-Dag/Per/9/2015 Tahun 2015 tentang Pencantuman Label dalam Bahasa Indonesia Pada Barang.

“Barang e-Commerce kena peraturan label maupun SNI,” ujarnya.

Pada dasarnya, lanjut Widodo, pemerintah tidak mendiskrimasi perlakuan pengawasan terhadap barang yang dijual secara langsung dengan barang yang dijual secara online. Meskipun diakuinya, saat ini Kemendag masih menggodok rancangan peraturan terkait ­e-Commerce.

Bagaimana menurut anda?

Apakah kebijakan pemerintah ini Menguntungkan atau Merugikan?

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Terlalu banyak informasi NEGATIF beredar di internet, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, serta kebaikan untuk pembacanya. Saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya! Anda setuju dengan KAMI, Silahkan bantu LIKE dan SHARE!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Luar Biasa! Kekayaan Bill Gates Kini Bernilai Rp 1.192 Triliun, Melampaui Kekayaan Negara Ukraina

Luar Biasa! Kekayaan Bill Gates Kini Bernilai Rp 1.192 Triliun, Melampaui Kekayaan Negara Ukraina. SilahkanSHARE.com …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *