Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Ekonomi ::: Ajak Anggota G20 Jangan Bergantung pada Dollar Amerika, Jokowi Dianggap Terlalu Sangat Berani?
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan sudah waktunya merombak total arsitektur keuangan global. Salah satunya, tidak lagi bergantung pada dolar Amerika Serikat (AS). |gambar: detikFinance

Ajak Anggota G20 Jangan Bergantung pada Dollar Amerika, Jokowi Dianggap Terlalu Sangat Berani?

Ajak Anggota G20 Jangan Bergantung pada Dollar Amerika, Jokowi Dianggap Terlalu Sangat Berani?

SilahkanSHARE.com | KTT G20 2015 | Baru-baru ini sempat menyebar di kalangan netizen terkait dengan pernyataan Jokowi yang dianggap terlalu berani supaya negara-negara di dunia supaya tidak lagi ketergantungan dengan Dollar amerika Serikat.

Pernyataan Jokowi tersebut bermula dari sebuah pemberitaan media detikFinance yang memberitakan pernyataan Jokowi tersebut dalam sebuah pemberitaan berjudul “Jokowi Tak Mau Dunia Ketergantungan Dolar AS”.

Dari judul tersebut, oleh beberapa netizen judulnya tersebut kemudian diganti dengan judul yang lebih “greget” lagi menjadi “Sangat Berani! Dari Semua Bos G20, Jokowi : Stop Pakai Dollar Amerika!”.

Namun pada prinsipnya isi tulisanya sama persis sebagaimana yang dimuat oleh detikFinance sebagai berikut.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan sudah waktunya merombak total arsitektur keuangan global. Salah satunya, tidak lagi bergantung pada dolar Amerika Serikat (AS).

Jokowi menegaskan pernyataanya tersebut, dalam kegiatan Working Dinner KTT G20 di Hotel Reqnum Carya di Kota Antalya, Turki. Menurut Jokowi, masalah utama yang dihadapi perekonomian dunia saat ini adalah menciutnya likuiditas dolar AS di hampir semua negara berkembang atau emerging markets dunia.

Selain itu, sejak diciptakannya mata uang euro pada 1999, tidak ada mata uang dunia atau global reserve currency yang baru.

“Ketergantungan yang tinggi terhadap dolar AS telah menyebabkan distorsi-distorsi global yang kini mengancam kemajuan ekonomi global,” kata Jokowi seperti disampaikan Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana dalam keterangannya, Senin (16/11/2015).

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan, negara-negara berkembang harus segera mengimplementasikan sejumlah reformasi ekonomi yang fundamental.

“Reformasi perekonomian yang nyata sangat diperlukan untuk membangun kembali kredibilitas pasar, serta merebut kembali kepercayaan investor dan pelaku ekonomi,” demikian ditegaskan Jokowi.

Reformasi ekonomi yang fundamental ini, menurut Jokowi, perlu diikuti likuiditas finansial yang kuat agar tidak mengalami gejolak karena terjadinya gangguan pada likuiditas.

Dari pemberitaan tersebut, tentunya selalu ada dua kubu yang akan trjadi di masyarakat, dimana mungkin sebagian mendukung dan memberikan apresiasi atas pernyataan Jokowi tersebut, Namun pada kelompok yang lain mungkin jika pernyataan Jokowi tersebut akan dianggap angin lalu saja.

Hal tersebut karena mungkin saja terlalu sulit dan terlalu beresiko jika sebuah negara berani mengurangi ketergantungan mereka terhadap Dollar Amerika Serikat. Bahkan termasuk di Indonesia sendiri, toh pada kenyataanya juga masih belum bisa untuk tidak bergantung pada Dollar Amerika Serikat.

Bagaimana menurut anda?

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Terlalu banyak informasi NEGATIF beredar di internet, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, serta kebaikan untuk pembacanya. Saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya! Anda setuju dengan KAMI, Silahkan bantu LIKE dan SHARE!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Lima Blogger Paling Kaya di Dunia

Lima Blogger Paling Kaya di Dunia. SilahkanSHARE.com | Blogger adalah sebuah layanan publikasi blog yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *