Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Internasional ::: 5 Presiden Terhebat yang Berhasil Berantas Korupsi di Negaranya

5 Presiden Terhebat yang Berhasil Berantas Korupsi di Negaranya

5 Presiden Terhebat yang Berhasil Berantas Korupsi di Negaranya.

SilahkanSHARE.com | Korupsi memang sebuah tindakan pidana yang sangat-sangat dibenci dan dikutuk oleh seluruh negara. Tindakan dengan mencuri uang negara ini memang sangat tidak terpuji karena bisa merugikan negara dan menyengsarakan warga negara yang lain.

Maka dari sini setiap negara selalu bertindak tanggap dengan memberlakukan beberapa aturan untuk bisa memberantas korupsi di negaranya. Artinya saat ini seiring tindakan korupsi yang makin merajalela, setiap negara seakan berlomba-lomba untuk menjadikan negaranya bersih dari korupsi.

Dari perlombaan ini bahkan kemudian muncul indeks pemberantasan korupsi yang menjadi cerminan suatu negara dalam programnya memberantas korupsi. Ada negara yang sukses menjalankan pemberantasan korupsi dengan baik dan ada pula negara yang gagal.

Tingkat keberhasilan pemberantasan korupsi sendiri ditentukan oleh banyak faktor dan salah satunya adalah faktor pemimpin atau presidennya. Nah dalam sejarah ternyata sudah muncul catatan tentang beberapa presiden yang dianggap sukses memberantas korupsi di negaranya.

Siapa saja mereka berikut ulasannya, yang dilansir dari maxmanroe.com.

#1. Ollanta Humala (Peru)

Ollanta Humala (Peru)

Presiden hebat pertama yang mampu dan sukses memberantas korupsi adalah Ollanta Humala dari Peru tahun 2011. Ketika ia menjalankan pemerintahan pada tahun pertama Ollanta langsung membuat kebijakan yang kemudian menjadi langkah besar dalam pemberantasan korupsi di negaranya.

Dalam kebijakannya itu pria kelahiran Lima, 26 Juni 1962 ini telah memberhentikan setidaknya sekitar 30 dari 45 jenderal polisi yang dianggap telah melakukan tindak korupsi. Korupsi yang dilakukan sekitar 30 dari 45 jenderal polisi ini jelas sangat merugikan negara Peru, jelas Ollanta.

#2. Lee Myung Bak (Korea Selatan)

Lee Myung Bak (Korea Selatan)

Selanjutnya presiden yang sukses memberantas korupsi adalah Lee Myung Bak dari Korea Selatan. Presiden Korea Selatan ke-10 ini memang dikenal sangat tegas dalam hal pemberantasan korupsi. Ketika masih menjabat sebagai presiden, pria kelahiran Osaka, Jepang, 19 Desember 1946 ini pernah memerintahkan kepolisian untuk menangkap Lee Sang Deuk yang notabene kakaknya sendiri.

Lee Sang Deuk sendiri yang saat itu menjabat sebagai anggota parlemen Korea Selatan dituduh terlibat kasus suap. Deuk sendiri memang diduga telah menerima uang dari pimpinan bank karena sudah membantu menghindar dari audit bank. Atas nama keluarga, dari peristiwa ini Lee Myung Bak kemudian meminta maaf atas kepada rakyatnya sendiri melalui media.

#3. Benigno Aquino III (Filipina)

Benigno Aquino III (Filipina)

Selain Peru dan Korea Selatan, negara tetangga yaitu Filipina juga mempunyai cerita sendiri soal pemberantasan korupsi di negaranya. Ya, saat Filipina dipimpin oleh presiden Benigno Aquino III memang dikenal sangat tegas dalam urusan pemberantasan korupsi ini.

Saat menjabat sebagai presiden, pria kelahiran Manila, 8 Februari 1960 ini pernah memerintahkan penahanan mantan Presiden Gloria Macapagal Arroyo yang diduga menyalahgunakan dana lotere senilai Rp84 miliar. Dari kasus ini Arroyo dipenjara seumur hidup tanpa ada kemungkinan bebas ketika memang terbukti bersalah.

#4. Ellen Johnson Sirleaf (Liberia)

ellen jhonson

Di benua Afrika, ada negara Liberia dengan presidennya Ellen Johnson Sirleaf yang sukses memberantas korupsi. Dengan watak yang keras dan tegas, presiden Ellen Johnson Sirleaf yang telah menjadi presiden di Liberia sejak tahun 2006 selalu tak pandang bulu dalam memberantas korupsi. Hal ini nampak pada keputusan dirinya memecat anaknya sendiri dan 45 pejabat negara karena tidak menyerahkan daftar kekayaan.

Ketika tidak menyerahkan daftar kekayaan ini memang orang-orang ini dimungkinkan telah melakukan tindak korupsi. Keputusan pemecatan ini sendiri dilakukan oleh Ellen Johnson Sirleaf selama orang-orang tadi termasuk anaknya masih belum menyerahkan daftar kekayaannya.

#5. Felipe Calderon (Meksiko)

Felipe Calderon (Meksiko

 

Terakhir, presiden yang dikenal sukses dan berhasil memberantas korupsi di negaranya adalah Felipe Calderon asal Meksiko. Saat menjabat sebagai presiden, pria kelahiran Meksiko, 18 Agustus 1962 ini telah membuat beberapa keputusan besar terkait upayanya memberantas kasus korupsi.

Presiden Meksiko yang mulai menjabat sejak tahun 2006 ini sendiri pernah memberhentikan sekitar 4.500 anggota polisi. Pemecatan sekitar 4.500 anggota polisi ini karena diduga terlibat dalam rasuah, penyalahgunaan jabatan, dan kejahatan terorganisir. Pemecatan 4.500 anggota polisi ini sendiri kemudian tercatat sebagai kasus pemecatan terbesar dalam sejarah berdirinya negara Meksiko.

#Versi Video

Semoga saja Presiden Indonesia pada saatnya termasuk diantara Presiden yang ditakuti Koruptor, dan bukan justru menjadi presiden yang sangat dicintai koruptor!

SilahkanSHARE!

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Terlalu banyak informasi NEGATIF beredar di internet, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan, serta kebaikan untuk pembacanya. Saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya! Anda setuju dengan KAMI, Silahkan bantu LIKE dan SHARE!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Amancio Ortega Sosok Sederhana yang Menjadi Orang Terkaya di Dunia, Mengalahkan Kekayaan Bill Gates

Amancio Ortega Sosok Sederhana yang Menjadi Orang Terkaya di Dunia, Mengalahkan Kekayaan Bill Gates. SilahkanSHARE.com …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *