Monday , 24 July 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Pendidikan ::: 5 Ajaran Sekolah yang Kurang Sesuai Dengan Kehidupan Nyata

5 Ajaran Sekolah yang Kurang Sesuai Dengan Kehidupan Nyata

5 Ajaran Sekolah yang Kurang Sesuai Dengan Kehidupan Nyata.

SilahkanSHARE.com | Ajaran Sekolah | Tahukah anda bahwa maju tidaknya sebuah bangsa sangat ditentukan dengan mutu dan kwalitas dari Sumber Daya Manusia [SDM] di negara tersebut.

Salah satu penopang penting dari usaha untuk membentuk SDM seseorang adalah melalui jalur dunia pendidikan.

Pendidikan di Indonesia yang paling diandalkan selama ini secara turun-temurun adalah terkait dengan pendidikan bernama sekolah.

Sekolah telah mengajarkan kita banyak hal dari nilai-nilai kehidupan sampai ilmu pengetahuan yang bisa menjadi bekal kita di masa depan.

Dikutip dari daihatsu.co.id, tapi entah kenapa sejak menginjak Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) saya selalu merasa tidak cocok dengan berbagai peraturan yang diterapkan selama masa sekolah, saya rasa selama sekolah lebih sering terkungkung dan kurang mengajarkan hal-hal tentang demokrasi.

Namun tahukah anda bahwa tanpa kita sadari, sebenarnya selama ini ada 5 ajaran yang selama ini diajarkan secara turun-temurun di sekolah yang ternyata kurang bisa mengajarkan tentang arti hidup dalam kehidupan di dunia nyata.

5 Ajaran Sekolah yang Kurang Sesuai Dengan Kehidupan Nyata

#1. Terlambat  [Tidak Boleh Masuk Kelas]

Ini yang benar-benar membuat saya sangat geram dan tidak habis pikir mengapa sekolah-sekolah di Indonesia menerapkan peraturan seperti ini. Padahal dikehidupan nyata, tidak ada kata terlambat untuk belajar, tidak ada batas waktu untuk kita menyelesaikan apa yang kita mulai selama kita tidak menyerah. Peraturan seperti ini menurut saya hanya akan memupuk rasa putus asa diantara para siswa, apalagi jika ia mengidap insomnia

#2. Belajar Dulu Baru Ujian 

Tengoklah dalam kehidupan nyata, ujian hidup selalu datang lebih awal. Dari ujian itulah kita akhirnya bisa belajar, namun tidak dengan sekolah, ujian selalu dilakukan diakhir semester hanya untuk mengetahui seberapa banyak pemahaman siswa tentang sebuah mata pelajaran bukan mengenai seberapa besar ia mampu mengaplikasikan pelajaran yang ia timba untuk kehidupan nyata

#3. Harus Menguasai Seluruh Mata Pelajaran

Di dunia nyata tidak ada profesi yang mengharuskan kita menguasai segala hal, justru kita harus mau menyelamai satu bidang untuk bisa sukses dan menjadi seorang ahli. Ini sangat bertolak belakang ketika kita duduk dibangku sekolah yang mengharuskan kita mendapat nilai bagus di semua mata pelajaran tak peduli apakah mata pelajaran itu kita sukai atau tidak

#4. Guru yang Berhak Menentukan Kamu Masuk IPA atau IPS

Saat sekolah khususnya ketika duduk dibangku SMA biasanya akan ada penjurusan, nah penjurusan ini dilakukan oleh guru sementara murid tidak boleh memilih karena menurut para guru merekalah yang lebih tahu potensimu. Dikehidupan nyata kamu tidak bisa seperti itu, justru kamulah yang menentukan kemana dan mau jadi apa, tanpa mengetahui potensi diri kamu tidak akan jadi apa-apa

#5. Skors Menjadi Hukuman Yang difavoritkan

Seringkali dimasa sekolah kita selalu bandel, membangkang pada orang tua dan guru. Sayang, guru selalu membalasanya dengan hukuman skors yaitu larangan mengikuti kegiatan belajar. Mestinya ketika siswa melakukan kesalahan guru melakukan pembinaan dan mendorong siswa untuk terus sekolah agar ia paham bagaimana mengubah kesalahan menjadi pembelajaran.

Pengalaman seperti ini akan sangat berarti ketika bersosialisasi dengan masyarakat, saat salah bukan melarikan diri yang harus dilakukan namun menghadapinya dengan berani.

Kadang-kadang aturan-aturan yang dibuat sekolah tak mampu membuat kita siap berkompetisi diluar sekolah, terutama dalam segi mental.

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Jangan heran jika masyarakatnya sangat mudah diprovokasi, saling cela di sosial media, sibuk mencari dan menghina kekurangan orang lain dan tidak mau koreksi kekurangan dirinya.Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Inilah 6 Hal yang Tidak Boleh Anda Lakukan Kepada Anak

Inilah 6 Hal yang Tidak Boleh Anda Lakukan Kepada Anak. SilahkanSHARE.com | Masa anak-anak merupakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *