Sunday , 20 August 2017

Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home ::: Kesehatan ::: 4 Gejala Penyakit “Alzheimer” yang Sering Diabaikan
Foto: www.mausehat.com

4 Gejala Penyakit “Alzheimer” yang Sering Diabaikan

4 Gejala Penyakit “Alzheimer” yang Sering Diabaikan.

SilahkanSHARE.com | Alzheimer dikenal dengan penyakit pikun pada usia lanjut. Gejala utama penyakit ini memang terkait dengan menurunnya ingatan. Misalnya, selalu lupa meletakkan barang, lupa nama anak, atau sering tak ingat dengan kejadian yang baru saja terjadi.

Namun, dalam penelitian terbaru dari Universitas Northwestern Cognitive Neurology dan Alzheimer Disease Center, masalah memori ternyata sangat jarang menjadi gejala awal alzheimer tipe primary progressive aphasia (PPA). Akibatnya, banyak pasien yang terlambat didiagnosis karena mengabaikan tanda-tanda awal munculnya alzheimer.

“Pasien seperti ini sering tidak masuk diagnosis alzheimer karena tidak mengalami penurunan memori. Padahal, itu termasuk penyakit alzheimer,” ujar dokter Emily Rogalski.

Berikut 4 gejala awal alzheimer yang sering diabaikan seperti dikutip Kompas.com dari Dailymail.co.uk.

#1. Sangat Percaya Diri

Salah satu gejala pasien alzheimer, termasuk tipe PPA adalah menjadi seorang yang percaya diri. Misalnya, pasien yang tadinya sangat pemalu, tiba-tiba menjadi sangat percaya diri pergi ke toko swalayan, bertemu dengan orang tak dikenal, kemudian memeluk dan bersikap sangat akrab.

#2. Masalah dalam Berbahasa

Mengalami masalah dalam berbahasa merupakan gejala yang khas dari ada alzheimer tipe PPA. Penyakit tersebut akan menyebabkan penurunan kemampuan pasien dalam memroses ucapan, kata-kata, dan kesulitan untuk bicara. Contohnya, pasien tiba-tiba berbicara sangat lambat, terputus-putus, penggunaan kosakata menurun, dan penyalahgunaan kata-kata.

#3. Sulit Menulis

Selain kesulitan untuk mengucapkan kalimat, gejala alzheimer juga bisa berupa kesulitan menulis. Hal ini bisa dilihat bagaimana mereka menjadi sulit menulis kalimat atau sekedar tanda tangan. Gejala ini sering kali dianggap suatu hal yang wajar terjadi pada orangtua.

#4. Sulit Membaca

Mirip seperti sulit berbicara, pasien juga mengalami kesulitan saat diminta membaca sebuah kalimat. Bukan karena penglihatan yang sudah tidak jernih, tetapi karena pengaruh penyakit alzheimer. Pasien juga akan sulit mencerna tulisan dalam sebuah paragraf penuh.

Alzheimer disebabkan oleh penumpukan plak amiloid di otak. Menurut Emily, gejala dan jenis Alzheimer pun akan tergantung dari bagian otak mana yang terkena. Peneliti berharap, segera dikembangkan teknologi untuk melihat plak di otak sehingga mendapat diagnosis yang akurat.

Bagaimana komentar anda usai baca tulisan diatas?

Tentang SilahkanSHARE.com

Berdasarkan data UNESCO, minat baca orang Indonesia sangat rendah diurutkan ke 60 dari 61 di dunia. Namun fakta mengejutkan lainnya, ternyata netizen Indonesia adalah yang paling cerewet di dunia. Jangan heran jika masyarakatnya sangat mudah diprovokasi, saling cela di sosial media, sibuk mencari dan menghina kekurangan orang lain dan tidak mau koreksi kekurangan dirinya. Dengan fakta itulah, SilahkanShare.com ingin menyajikan informasi yang bisa memberikan informasi dan inspirasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembacanya. Apalagi saat ini sudah terlalu banyak informasi yang isinya lebih cenderung merusak, jadi memang harus jadi pembaca cerdas dan memang harus kita sendirilah yang harus menyaring sebuah informasi di internet. Kami ingin memastikan setiap tulisan di silahkanSHARE.com memang layak DIBACA dan DISHARE untuk memberikan kebaikan untuk para pembacanya!

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

10 Perilaku Anak yang Menunjukkan Gejala Gangguan Mental

10 Perilaku Anak yang Menunjukkan Gejala Gangguan Mental. SilahkanSHARE.com | Sebagai orangtua, tentu sering mengkhawatirkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *